/
Selasa, 06 September 2022 | 00:19 WIB
Aipda Rudi Suryanto tersangke penembak Aipda Ahmad Karnaen (ISTIMEWA)

Suara Denpasar - Kasus polisi tembak polisi kembali membuat publik heboh. Kali ini terjadi di Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Minggu (4/9/2022) malam seperti dikutip dari suarasulsel.id.

Adalah Aipda Rudi Suryanto, Kanit Provost di Polsek Way Pengubuan, Polres Lampung Tengah, nekat menembak Aipda Ahmad Karnaen.

Korban dan pelaku satu Mapolsek atau tempat kerja. Bedanya, korban adalah Bhabinkamtibmas di Desa Putra Lempuyang, Way Pangubuan, Lampung Tengah.

Korban tewas didor saat berada di depan rumahnya. "Saksi mendengar suara letusan tembakan dan teriakan minta tolong pada Minggu malam.

Dalam peristiwa tersebut korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda Bandar Jaya namun korban tidak dapat tertolong," kata Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Senin (5/9/2022).

Usai menembak korban hingga tewas, pelaku langsung menghubungi Kanit Provos Polres Lampung Tengah .Aiptu Sriwaluyo

Pelaku mengaku sudah menembak korban dan selanjutnya Provos Polres Lampung langsung menangkap pelaku untuk dibawa ke Mapolres Lampung Tengah. Terkait dengan motif, kasus ini masih dikembangkan oleh petugas.

Kasus polisi tembak polisi sebelumnya juga membuat heboh warganet dan publik tanah air. Ini tak lepas dari skenario bohong mantan Kadiv Propam Mabes Polri yang membuat skenario polisi tembak polisi dengan pelaku Bharada E dan korban Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan. ***

Baca Juga: Salmafina Sunan Ceritakan Kisah Ayahnya yang Selingkuh dengan Artis: Apa Ini Karma yang Harus Kubayar?

Load More