Suara Denpasar - Penampilan Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djadjadi menuai sorotan di kalangan publik. Warganet membelejeti outfit sang jenderal saat tampil dalam pers release.
Saat itu, Andi Rian tampak mengenakan baju yang mirip dengan model baju keluaran brand Burberry seharga Rp12 juta. Baju yang dikenakan yaitu lengan panjang dengan motif kotak-kotak dengan warna hitam, abu-abu dan merah.
Foto yang lain tak lepas dari sorotan, saat itu Andi Rian mengenakan baju putih dengan tulisan Burberry di atas sakunya.
"Netizen maha jeli," tulis akun @Bos*eml**, dikutip pada Sabtu (3/9/2022).
Penampilan Andi Rian pun menuai polemik dan banyak mendapatkan kritikan. Penampilan tersebut dinilai tidak mencerminkan hidup sederhana.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Propam mengingatkan selalu anggota Polri untuk menampilkan pola hidup sederhana dan tidak hedon sesuai dengan Perkap dan TR yang sudah dikeluarkan Propam.
"Sudah 'ditinjut' (tindaklanjuti) oleh propam, untuk seorang anggota Polri harus mencerminkan sederhana dan proporsional," kata Dedi dikutip dari Antara, Rabu 7 Septeber 2022.
Dia mengatakan Polri sudah banyak mengeluarkan imbauan agar anggotanya untuk hidup sederhana.
Didesak disiplin melaporkan LHKP
Baca Juga: Ternyata Kombes Agus Nurpatria Bukan Lulus Akpol 1995, Melainkan Akpol 1997, Ini Buktinya
Gaya hidup hedonis di kalagan anggota Polri ini mendapat tanggapan pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto. Dia mengatakan untuk mengubah itu, anggota Polri harus disiplin melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
"Salah satunya dengan bagi seluruh pejabat maupun calon pejabat polisi," kata Bambang.
Dia menilai kultur hedonis di kalangan anggota Polri sudah ada sejak orde baru. Kultur ini semakin parah setelah Polri keluar dari ABRI pasca Reformasi 1998 dan setelah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri terbit.
Peraturan tersebut, kata dia, memberikan kewenangan besar, anggaran besar tetapi minim pengawasan.
"Akibatnya seolah muncul euforia setelah 32 tahun menjadi adik bungsu dalam struktur ABRI," kata Bambang.
Dia mengatakan pada 2019 lalu di saat Kapolri Jenderal Pol. Idham Aziz, sudah ada aturan larangan bergaya hidup mewah. Namun, aturan itu menurutnya hanya dianggap aturan di atas kertas.
Sebab, imbauan tersebut tanpa ada petunjuk pelaksanaan (juklak) yang jelas, terkesan menjadi sebuah pencitraan, karena faktanya gaya hidup mewah masih terus berlangsung.
"Ukuran mewah bagi setiap orang tentu berbeda-beda. Mengapa seseorang perwira tinggi bisa menggunakan barang mahal tentu tak lepas dari pendapatan," ucap Bambang.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Berapa Harga Skin Tint Stick Time Phoria? Di Bawah Rp100 Ribu dengan Review Nyaris Sempurna
-
Tak Terima Jadi Tersangka TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Praperadilan
-
Perang terhadap Narkoba di Solo Makin Gencar, 3,5 Kg Sabu Dimusnahkan
-
Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri
-
MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat
-
Apa Viva Face Tonic Green Tea Bisa Hilangkan Bruntusan? Simak Manfaat dan Review Pengguna
-
Tukin TNI Naik, DPR Minta Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru
-
Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu
-
Jadikan Semarang Markas Love Scamming, 4 WNA Asal Tiongkok Akhirnya Dideportasi
-
Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital