SUARA DENPASAR – Karier Ferdy Sambo memang tak lepas dari peran sejumlah jenderal di belakangnya. Maka tak heran, ketika Ferdy Sambo terkena kasus, tercium aroma sejumlah petinggi Polri, maupun pensiunan jenderal yang cawe-cawe. Bahkan disebutkan adanya pensiunan Polri yang kumpulkan 3 Kapolda. Siapakah pensiunan yang begitu “sakti”, bisa mengumpulkan tiga Kapolda berpangkat Irjen?
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (5/9/2022) mengaku saat ini timsus (tim khusus) sudah mendapat informasi pertemuan pensiunan Polri dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Panca Putra Simanjuntak.
"Dari timsus sudah mendapat informasi tersebut. Tentunya, timsus nanti akan mendalami apabila memang ada keterkaitan terkait masalah kasus Irjen FS," jelas Irjen Dedi Prasetyo dikutip dari suara.com.
Diketahui, Ferdy Sambo sempat menelepon Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran sesaat usai pembunuhan Brigadir Joshua atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022 lalu.
Kala itu, Ferdy Sambo menceritakan soal tewasnya Brigadir Joshua dalam peristiwa tembak-menembak dengan Bharada Richard Eliezer (Bharada E). Ini adalah skenario awal untuk mengelabuhi fakta bahwa sesungguhnya Brigadir Joshua tewas ditembak.
Setelah itu, Irjen Fadil menemui Irjen Ferdy Sambo di Kantor Divisi Propam Polri. Kemudian berpelukan, dan cium kening Ferdy Sambo. Video keduanya pun viral. Sedangkan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mendapat informasi soal skenario tembak-menembak itu dari Kapolda Metro Jaya.
Kabarnya, ketiga Kapolda itu bertemu di Mapolda Metro Jaya atas inisiatif pensiunan pimpinan Polri. Pendalaman ini dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan tiga Kapolda itu dalam skenario palsu yang dibuat Ferdy Sambo.
Soal pemeriksaan kepada ketiga Kapolda dan pensiunan pejabat Polri, itu Dedi belum bisa memastikan. "Nanti progressnya dari timsus, yang jelas belum (diperiksa)," jelas dia.
Lantas, siapa kah mantan pensiunan pejabat Polri yang bisa mengumpulkan tiga Kapolda ini? Catatan SuaraDenpasar, meroketnya karier Irjen Pol Ferdy Sambo di kepolisian ada peran sejumlah jenderal.
Bahkan, ada jenderal yang sangat dekat dengan Ferdy Sambo. Dua petinggi Polri yang sangat dekat dan mengorbitkan Ferdy Sambo sampai ke sejumlah jabatan penting di Polri adalah setidaknya ada empat orang. Yakni Timur Pradopo, Badordin Haiti, Tito Karnavian, dan Idham Aziz. Namun, dua orang yang disebutkan terakhir adalah yang paling berperan besar jasanya terhadap Ferdy Sambo. Dua orang itu adalah:
1. Jenderal Tito Karnavian
Sepanjang kariernya sebagai polisi setelah lulus Akpol 1994, Ferdy Sambo, pernah menjadi Wadirreskrimum Polda Metro Jaya dari 2015-2016. Pada tahun itu, Tito Karnavian menjadi Kapolda Metro Jaya.
Pada tanggal 13 Juli 2016, Tito Karnavian diangkat Presiden Joko Widodo menjadi Kapolri. Ferdy Sambo bergeser menjadi Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2016) lalu menjadi Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri (2016–2018).
Bahkan, pada tahun 2018, saat masih berpangkat Kombes, Ferdy Sambo mendapat kepercayaan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menjadi Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri pada 2018.
Dengan jabatan itu, dia masuk ring 1 orang nomor satu di Polri. Ke mana-mana dia lengket dengan Tito Karnavian. Kelak, jabatan ini akan menjadi modal penting untuk meraih jabatan tinggi di kemudian hari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT
-
Review Serial A Shop for Killers Season 2: Drama Pertarungan Paling Cadas!
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
Muncul 'Narasumber Liar' di Kasus Kematian Sutrimo, Kades Wlahar: Dia Bukan Keluarga
-
Reuni Akbar! Krakatau dan Karimata Siap Manggung di JGTC Besok Malam
-
5 Sunscreen dengan Finish Glowing Natural Terbaik sesuai Review dan Harga
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Kredit Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Bank Danamon Naik 33% di Semester I-2026
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud Perkuat Pemberdayaan UMKM
-
Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026