Suara Denpasar - Kasus pembunuhan bocah perempuan Angeline di Bali yang menghebohkan publik tanah air pada tahun 2015 terang benderang lewat bantuan alat Lie Detector.
Margriet Christina Magawe, ibu angkat dari korban tak berkutik setelah diuji dua kali dengan alat yang dinamakan Polygraph itu.
Hingga akhirnya divonis bersalah oleh hakim terkait kasus pembunuhan bocah perempuan yang duduk di bangku kelas 2 SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, tersebut.
Kini alat pendeteksi kebohongan itu akan menguji para tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua atau Brigadir J. Yang menjadi perhatian publik tentu rencana Irjen Ferdy Sambo yang akan ditest dengan Lie Detector.
Demikian, dikutip dari suara.com, banyak orang yang bisa lolos dari alat yang menampilkan grafik emosi, psikologi, dan tingkat stres seseorang tersebut.
Umumnya yang lolos adalah penjahat kelas kakap dan agen spionase. Kuncinya adalah kepercayaan diri dan dekat dengan staf penguji.
Berikut beberapa penjahat dan spionase yang dikabarkan bisa menipu alat Test kebohongan ini seperti dikutip dari suara.com.
Pertama adalah Gary Ridgway yang dikenal sebagai Green River Killer. Penjahat kakap yang sudah membunuh 49 orang ini pada tahun 1984 silam berhasil mengakali Lie Detector yang dilakukan FBI.
Bertahun kemudian atau pada 2001 yang bersangkutan kembali ditangkap karena polisi menemukan DNA pelaku di salah satu mayat korban.
Baca Juga: Bonge Pilih Kado Uang Ketimbang Umrah Dari Raffi Ahmad, Alasannya Karena Mama
Kedua adalah Aldrich Hazen Ames ini dikenal sebagai agen Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) yang merangkap sebagai mata-mata Uni Soviet dan Rusia.
Ames berhasil mengecoh uji kebohongan dengan polygraph, bahkan sampai dua kali, yakni pada tahun 1986 dan 1991.
Ketiga adalah Ana Belen Montes yang tiada lain mantan analis senior di Defense Intelligence Agency (DIA), Amerika Serikat.
Selanjutnya yang keempat adalah Leandro Aragoncillo, mantan analis intelijen Biro Penyidik Federal Amerika Serikat (FBI). ***
Tag
Berita Terkait
-
Irma Hutabarat Sebut Ferdy Sambo Kejam karena Pekerjakan Ajudan Layaknya Pembantu: Kuwat Ma'ruf Kok Santai?
-
Lie Detector Nyatakan Bharada E, Brigadir RR dan Kuat Jujur, Bagaimana Cara Kerjanya?
-
Terungkap Skenario Ferdy Sambo agar Lolos dari Hukuman Mati, Eks Hakim Agung: Ini Hampir Terjadi
-
Putri Candrawathi Tak Ditahan, Napi Ini Bawa Bayi 4 Bulan di Lapas, Bergantian Diasuh Sipir dan Teman Tahanan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
-
4 Zodiak Ini Bakal Ketiban Hoki Besar pada 22 Juni 2026, Apakah Kamu Termasuk?