Suara Denpasar - Ternyata masih banyak ceceran kisah dari pengungkapan kasus kematian Brigadir Joshua atau Brigadir J yang diotaki pasangan suami istri (pasutri) Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Bahkan, terungkapnya kasus ini tak lepas dari sumpah yang diucapkan Kaisar Sambo, sebutan warganet untuk mantan Kadiv Propam Polri itu kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dikisahkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya turun tangan dan membongkar fakta sebenarnya terkait kasus tewasnya Brigadir J.
Ini ternyata berawal dari sumpah Irjen Sambo yang mengatakan Brigadir J layak mati lantaran telah mencoreng harkat dan martabat dirinya.
Pernyataan Irjen Sambo itu dinyatakan saat menghadap Kapolri setelah terjadi pembuahan Brigadir J di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Di mana, Irjen Sambo berusaha meyakinkan Kapolri bahwa kasus ini adalah kasus "polisi tembak polisi". Antara Bharada E dengan Brigadir J.
Saat Kapolri bertanya adakah Irjen Ferdy Sambo terlibat. Yang bersangkutan bersumpah bahwa tidak terlibat dalam kasus ini.
Pernyataan itu tentu membuat insting Kapolri yang kenyang asam garam di dunia reserse dan kriminal terpancing. "Dia (Irjen Sambo) bersumpah. Sampai beberapa kali saya tanyakan," ucap Kapolri.
Singkat kata, Kapolri yang menaruh kecurigaan memutuskan untuk mengusut tuntas kasus ini dan berujung terbentuknya tim khusus (Timsus) Polri guna mengungkap kematian Brigadir J secara jelas dan transparan.
Baca Juga: Hacker Bjorka Jual Data Presiden Jokowi
Hingga akhirnya, Irjen Sambo mengaku memerintahkan membunuh Brigadir J dan disangka dengan pasal maut. Yakni dengan ancaman hukuman mati. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri