Suara Denpasar – Apa hubungan AKBP Jerry Raimond Siagian (bukan Jerry Raymond Siagian) sehingga dia rela membela Ferdy Sambo? Setelah ditelusuri jejak karier keduanya, memang ternyata Jerry adalah mantan bawahan Ferdy saat bertugaas di Polda Metro Jaya.
Sebagaimana diketahui, Ferdy Sambo menjadi Kapolres Brebes dari tahun 2013 sampai 2015. Kemudian, sejak tahun 2015, Ferdy Sambo dimutasi menjadi Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Metro Jaya sampai 2016. Pada saat itu, pangkat Ferdy Sambo yang lulusan Akpol 1994 itu masih AKBP.
Sedangkan Jerry Raimond Siagian tercatat pada 2014 pernah menjabat sebagai Kanit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pada saat itu, pangkatnya masih Kompol. Pada 2018, lulusan Akpol 2001 ini naik jabatan menjadi Kasubdit IV Direskrimum Polda Metro Jaya dan berpangkat AKBP.
Saat Ferdy Sambo dan dan Jerry Raimond Siagian dalam satu nanungan di Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Tito Karnavian menjadi Kapolda pada 2015 sampai 2016. Tito Karnavian sendiri menjadi Kapolri pada 13 Juli 2016 hingga 2019.
Hubungan Ferdy Sambo dan Jerry Raimond Siagian terus berlanjut dalam satu garis reserse dan kriminal. Sebagaimana diketahui, pada tahun 2019, Ferdy Sambo diangkat menjadi Dirtipidum Bareskrim Polri. Masih satu garis dengan Jerry yang menjabat sebagai Kasubdit IV Direskrimum Polda Metro Jaya
Kelak, pada 2021, saat Ferdy Sambo sudah menjadi Kadiv Propam Polri sejak 2020, karier Jerry Raimond Siagian juga ikut moncer. Dia didaulat menjadi Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya mulai Juli 2021. Jabatan yang pernah dipegang Ferdy Sambo.
Namun, dia akhirnya dicopot dari jabatannya karena berbagai hal. Di antaranya, mengambil alih laporan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, di Polres Metro Jaksel terkait dugaan pelecehan dan ancaman pembunuhan.
Kasus ini bahkan dinaikkan menjadi penyidikan dengan alasan ditemukan cukup bukti. Kemudian, perkara ini diambil Bareskrim Polri, lalu dihentikan karena tidak ada unsur pidana. Bahkan terbukti bahwa kejadian pelecehan dan ancaman pembunuhan di rumah dinas Duren Tiga itu hanya fiktif, karangan Ferdy Sambo.
Selain itu, Jerry Siagian juga disebut melakukan intervensi kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) agar memberian perlindungan kepada Putri Sambo. Dia juga disebut menghilangkan barang bukti (BB) di TKP.
Dia dicopot dari jabatannya. Kemudian dikurung di penempatan khusus (patsus) di Mako Brimob Polri, Depok sejak 11 Agustus 2022.
"Ya betul Wadir (Jerry Raimond Siagian di tempatkan di patsus)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo Senin (22/8/2022) dilansir dari Suara.com.
Puncaknya adalah pada 10 September 2022, pada sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP), dia terbukti melakukan pelanggaran berat.
“Perilaku pelanggar (AKBP Jerry Raimond Siagian) dinyatakan sebagai perbuatan tercela,” ucap hakim pimpinan sidang KKEP.
Atas pelanggaran berat tersebut, hakim KKEP pun menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap AKBP Jerry Raimond Siagian.
“Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai anggota Polri,” demikian amar putusan hakim sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) dengan terduga pelanggar AKBP Jerry Raimond Siagian pada Sabtu (10/9/2022) yang disiarkan melalui Youtube Polri TV.
Selain divonis pemecatan, AKBP Jerry Raimond Siagian juga dijatuhi sanksi adminisitratif berupa penempatan khusus (patsus) selama 29 hari, dari 11 Agustus – 9 September 2022 di Rutan Mako Brimob Polri. Patsus ini sudah dijalani AKBP Jerry.
Dia pun menyusul bosnya, Ferdy Sambo yang sudah lebih dulu dipecat pada 29 Agustus 2022 lalu. Ferdy Sambo dijadikan tersangka pembunuhan berencana atas Brigadir Joshua, juga tersangka obstruction of justice atau menghalangi penyidikan. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Bripka Ricky Mengakui, Om Kuat Bertanya ke Brigadir Joshua dan Langsung Lari Saat di Magelang
-
Terungkap! Komnas HAM Sebut Disinilah Lokasi Rencana Pembunuhan Brigadir J, Masuk Akal Jika Putri Candrawathi Terlibat
-
Komnas HAM Sebut Banyak Barang Bukti Dilenyapkan dalam Kasus Ferdy Sambo, Scientific Investigation Penting
-
Ini Dosa Besar AKBP Jerry Raimond Siagian hingga Terancam Dipecat terkait Ferdy Sambo
-
Brigjen Andi Rian Djajadi Vs Irjen Ferdy Sambo: Alumni SMAN 1 Makassar, Senior-Junior, Bawahan-Atasan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
Terkini
-
Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK
-
Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain
-
Terungkap! Alasan Sebenarnya Thomas Partey Gagal Bela Ghana di Piala Dunia 2026
-
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Bantu Pelari Pemula Latihan Lebih Terarah dengan AI Coach
-
Amanda Manopo Pakai Stagen Lilit Usai Melahirkan, Amankah untuk Bekas Operasi Caesar?
-
Satu Tewas Akibat Bencana Gempa Sulteng! Istana Koordinasi Demi Pemulihan Sigi dan Palu
-
Prabowo Gelar Rapat di Hambalang, Terima Laporan soal Haji hingga Pendidikan
-
4 HP Vivo dengan Desain Kamera Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva Secara Gratis! Kontrak hingga 2028
-
Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI