SuaraCianjur.id- Sebuah fakta terungkap dan dipastikan jika perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J dilakukan di tempat kediaman Ferdy Sambo.
Hal itu dikatakan Ketua Komnas HAM Taufan Damanik dalam sebuah program Rosi yang ditayangkan di Kompas TV, pada hari Kamis (8/9) malam.
Dalam tayangan tersebut, Rosi Silalahi sempat menanyakan kepada Taufan soal rencana pembunuhan terhadap Brigadir J, yang dilakukan oleh para tersangka di rumah pribadi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang terletak di Jalan Saguling, Jakarta Selatan.
“Berarti di lantai tiga setelah PCR disitu ada Sambo dan istrinya juga. Dan ada kesaksian juga bahwa ada kesaksian juga dari Bharada E yang dijanjikan uang. Berarti dalam lantai tiga ini, apakah dala rekonstruksi itu bisa Anda dapatkan bagaimana ada rancangan pembunuhan?’ tanya Rosi kepada Taufan.
Kemudian dalam hal ini Taufan Damanik langsung menjawab soal pertanyaan tersebut.
"Sebetulnya kalau dalam konstitusi itu, rancangan pembunuhan itu ada di dalam kepala Sambo. Setelah ia mendengarkan keterangan istrinya bahwa istrianya mengalami suatu peristiwa pelecehan seksual di Magelang,” kata Taufan.
“Kemudian dia memanggil anak buahnya mulai dari KM, Ricky dan Richard. Ricky kemudian menolak untuk menembak, Richard kamu akan saya lindungi, ini rekonstruksi yah, dari situ tidak menceritakan tentang uang, tapi pasca itu diceritakan tentang uang," lanjutnya.
Hal itu kata Taufan berdasarkan rekonstruksi yang dijalani oleh para tersangka beberapa waktu di Jalan Saguling. Pada saat itu, Taufan Damanik turut hadir mengikuti jalannya proses reka adegan.
Kemudian Rosi kembali menanyakan kepada Taufan untuk memastikan, jika di lantai tiga rumah Ferdy Sambo di Saguling itu terjadi perencanaan untuk membunuh Brigadir J.
Baca Juga: Bripka RR Berani Tampil saat Sidang Offline di Depan Sambo, Kini Pasrah Soal Nasibnya di Polri
“Artinya sebenarnya dalam kesaksian maupun dicocokan dalam rekosntruksi itu, dilantai tiga itu ada upaya atau sudah terjadi perencanaan pembunuhan (Brigadir J),” tanya Rosi kepada Taufan.
Kemudian Ketua Komnas HAM memastikan tentang perencanaan dan rancangan soal pembunuhan berencana kepada Brigadir J, dilakukan dan sudah terjadi di lantai tiga rumah Ferdy Sambo.
"Oh iya, dari Sambo perancangannya, kepada Komnas HAM dia juga mengakui bahwa dia otak pembunuhan itu," tegas Taufan.
Setelah itu maka terjadilah proses eksekusi yang dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo yang terletak di Jalan Kompleks Polri Duren Tiga. Jaraknya haya sekitar kurang lebih 300 meter dari rumah pribadinya.
Tak hanya itu, perencanaan yang dilakukan di lantai tiga rumah Saguling itu pun turut diikuti oleh Putri Candrawathi dan tersangka lainnya.
Maka dari itu keberadaan Putri Candrawathi di lantai tiga tersebut, Taufan tak menampik istri Ferdy Sambo yang diduga menjadi korban pelecahan seksual, dianggap ambil bagian dalam merencanakan pembunuhan.
"Betul karenanya dikenakan sekarang (Putri Candrawathi) oleh penyidik Pasal 340 KUHP pembunuhan berencana dan tentu itu hak penyidik kita tidak campuri," terang Taufan.
Sumber: Youtube Kompas TV
Tag
Berita Terkait
-
Komnas HAM dan Komnas Perempuan Sebut Dugaaan Kekerasan Seksual Istri Ferdy Sambo, LBH APIK: Hati-hati Susun Kesimpulan
-
Bripka RR Berani Tampil saat Sidang Offline di Depan Sambo, Kini Pasrah Soal Nasibnya di Polri
-
Pengacara Bripka RR Ungkap Fakta Baru Kejadian Penting di Magelang: Kuat Ma'ruf Sempat Todongkan Pisau ke Brigadir J
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
Tancap Gas! Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG Pada 2026, Bakal Serap 58 Ribu Tenaga Kerja
-
Prabowo Jawab Kritik MBG: Bukan Hamburkan Anggaran, Ini Hasil Efisiensi
-
Masa Lalu Terbongkar! Maia Estianty Pernah Panjat Pagar Demi Masuk Kos-kosan
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik dengan Garansi Baterai Lama, Aman buat Jangka Panjang
-
Israel Masuk Board of Peace, DPR: Kenapa Indonesia Harus Keluar?
-
Sudah Akui Ressa Anaknya, Ini Alasan Denada Tetap Digugat Rp7 Miliar
-
Harga Mepet, Suzuki e Vitara vs Toyota Urban Cruiser Mending Mana?
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
5 Rekomendasi Motor Matic Rp20 Jutaan, Entri Level Performa Maksimal