/
Selasa, 13 September 2022 | 11:28 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (Dok. Kemenko Polhukam)

Dikutip Antara, Mahfud MD meyebut memang terjadi kebocoran data berdasarkan laporan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Akan tetapi data yang dibocorkan Bjorka bukan data rahasia Indonesia.

"Tetapi, itu bisa sebenarnya bukan data yang sebetulnya rahasia,” ujar Mahfud MD saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta dikutip dari Antara, Senin (12/9/2022).

Dia menegaskan kasus tersebut belum membahayakan data negara karena data-data yang dibocorkan kepada publik justru merupakan hal-hal yang sudah diberitakan di koran-koran.

“Jadi, belum ada yang membahayakan dan isu-isu yang muncul itu kan sudah ada di koran tiap hari, (berita mengenai) jadi presiden, ini, gini, kan cuma itu. Tidak ada rahasia negara dari yang saya baca,” kata dia. (Suara.com/Antara)

Load More