/
Kamis, 15 September 2022 | 21:41 WIB
Pemuda bernama Ricky Hendrianto ditemukan tewas di kamar kosnya, Jalan Sidakarya, Denpasar. (IST)

Suara Denpasar - Seorang pria bernama Ricky Hendrianto ditemukan tewas membusuk di kamarnya. Jasad pria kelahiran 23 Maret 1984, itu ditemukan di kamar kosnya di Jalan Sidakarya, Gang Manukrawa Nomor 2X, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan pada Rabu (14/9/2022) pukul 22.00 WITA.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi menjelaskan, jasad korban ditemukan bermula dari adanya kesaksian I Made Nesa yang merupakan tetangga kamar kos korban.

"Saksi ini mengaku mencium adanya bau busuk sejak hari Selasa tanggal 13 September 2022 sekitar pukul 12.00 WITA dari arah kamar korban. Namun awalnya bau busuk tidak begitu keras dan dikira dari bau sampah," kata Sukadi, Kamis (15/9/2022).

Lalu pada Rabu (14/9/2022) sore, bau busuk itu kian menyengat. Dia lalu menghubungi penjaga kos. Malam harinya, datanglah penjaga kos bernama Made Budiarta.

Dia mencoba mengetuk pintu kamar korban. Namun tak ada jawaban dari dalam kamar. Made Budiarta bersama anggota Linmas setempat kemudian mengintip dari ventilasi kamar. 

"Korban terlihat dsri luar dengan kondisi tertidur tengkurap di dalam kamarnya," ujar Sukadi.

Lalu pihak pemilik kos melapor ke kepala dusun di banjar Tengah Sidakarya, Denpasar Selatan.

"Sepengetahuan saksi bahwa korban ngekos di TKP dari tanggal 01 Agustus 2022 dan tinggal sendiri. Korban sempat bercerita dengan saksi kalau korban sudah berpisah dengan istrinya," imbuh Sukadi.

Pintu kamar korban lalu dibuka paksa. Mereka kaget lantaran ternyata korban sudah tak bernyawa. Tubuh korban sudah menghitam dan mengeluarkan cairan dan bau busuk yang menyengat.

Baca Juga: Ni Luh Djelantik Geram Bule Videokan Aksi Kencingi Bromo, Si Jerman Akhirnya Minta Maaf

"Korban dalam posisi tengkurap di atas kasur tanpa menggunakan baju dan menggunakan celana jeans pendek warna hitam. Tubuh korban sudah menghitam dan mengeluarkan cairan dan bau busuk yang menyengat," tambahnya. 

Sekitar pukul 23.13 WITA, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Denpasar tiba di TKP selanjutnya melaksanakan olah TKP. Hasilnya tak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.

Pukul 23.45 Wita jenazah korban dibawa ke RS Sanglah menggunakan Ambulance oleh Tim Medis BPBD Kota Denpasar. "Belum dipastikan penyebab kematiannya. Masih didalami," pungkas Sukadi. (MNP)

Load More