Suara Denpasar - Seorang pria bernama Ricky Hendrianto ditemukan tewas membusuk di kamarnya. Jasad pria kelahiran 23 Maret 1984, itu ditemukan di kamar kosnya di Jalan Sidakarya, Gang Manukrawa Nomor 2X, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan pada Rabu (14/9/2022) pukul 22.00 WITA.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi menjelaskan, jasad korban ditemukan bermula dari adanya kesaksian I Made Nesa yang merupakan tetangga kamar kos korban.
"Saksi ini mengaku mencium adanya bau busuk sejak hari Selasa tanggal 13 September 2022 sekitar pukul 12.00 WITA dari arah kamar korban. Namun awalnya bau busuk tidak begitu keras dan dikira dari bau sampah," kata Sukadi, Kamis (15/9/2022).
Lalu pada Rabu (14/9/2022) sore, bau busuk itu kian menyengat. Dia lalu menghubungi penjaga kos. Malam harinya, datanglah penjaga kos bernama Made Budiarta.
Dia mencoba mengetuk pintu kamar korban. Namun tak ada jawaban dari dalam kamar. Made Budiarta bersama anggota Linmas setempat kemudian mengintip dari ventilasi kamar.
"Korban terlihat dsri luar dengan kondisi tertidur tengkurap di dalam kamarnya," ujar Sukadi.
Lalu pihak pemilik kos melapor ke kepala dusun di banjar Tengah Sidakarya, Denpasar Selatan.
"Sepengetahuan saksi bahwa korban ngekos di TKP dari tanggal 01 Agustus 2022 dan tinggal sendiri. Korban sempat bercerita dengan saksi kalau korban sudah berpisah dengan istrinya," imbuh Sukadi.
Pintu kamar korban lalu dibuka paksa. Mereka kaget lantaran ternyata korban sudah tak bernyawa. Tubuh korban sudah menghitam dan mengeluarkan cairan dan bau busuk yang menyengat.
Baca Juga: Ni Luh Djelantik Geram Bule Videokan Aksi Kencingi Bromo, Si Jerman Akhirnya Minta Maaf
"Korban dalam posisi tengkurap di atas kasur tanpa menggunakan baju dan menggunakan celana jeans pendek warna hitam. Tubuh korban sudah menghitam dan mengeluarkan cairan dan bau busuk yang menyengat," tambahnya.
Sekitar pukul 23.13 WITA, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Denpasar tiba di TKP selanjutnya melaksanakan olah TKP. Hasilnya tak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan.
Pukul 23.45 Wita jenazah korban dibawa ke RS Sanglah menggunakan Ambulance oleh Tim Medis BPBD Kota Denpasar. "Belum dipastikan penyebab kematiannya. Masih didalami," pungkas Sukadi. (MNP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli
-
Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?
-
Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen
-
Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja
-
Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo
-
Review Good Partner: Saat Berpisah Ternyata Bisa Jadi Bentuk Tanggung Jawab
-
Cegah Kesewenang-wenangan, DPR Jaga Keseimbangan Hak Negara dan Individu di RUU Perampasan Aset
-
Chery J6T CSH Sudah Bisa Dipesan, Siap Tempuh Jakarta - Banyuwagi Dalam Sekali Pengisian
-
Sukses Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Raih Apresiasi Pemerintah atas Penyaluran KUR Perumahan