Suara Denpasar - Bejat! Oknum guru olahraga di salah satu sekolah dasar (SD) di Rejang Lebong nekat menjadikan kediamannya di Jalan AK Gani, Kelurahan Tunas Harapan, Kecamatan Curup Utara, sebagai tempat prostitusi.
Bukan hanya berhenti di situ. Dia juga menyediakan pekerja seks komersial (PSK) yang kabarnya juga masih duduk di bangku sekolah dasar.
Kasus ini terbongkar setelah jajaran Sat Reskrim Polres Rejang Lebong melakukan penggrebekan, Kamis, 15 September 2022 pukul 20.10 WIB.
Oknum guru olahraga yang berinsial SS, 54, itu berhasil diringkus. Didapati dua wanita dewasa dan seorang bocah yang masih berusia 12 tahun di sana.
Kabarnya, bocah malang itu dijual ke pria hidung belang dan sudah tiga kali dijadikan pemuas nafsu setan.
Kasat Reskrim Lejang Lebong AKP Sampson Sosa Hutapea menyatakan, rumah bordil itu memasang tarif kencan Rp 150.000.
"Pembagian Rp 50.000 untuk PSK dan Rp 100.000 SA sebagai muncikari,” katanya kepada wartawan. Pada kesempatan itu petugas juga menangkap seorang petani berinisial TA, 55. Dia ternyata adalah penikmat dan pelanggan di rumah bordil tersebut.
Atas perbuatannya, SA dan TA dijerat dengan Pasal 761 jo pasal 88 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 200 juta rupiah. ***
Baca Juga: Jalani Sidang Etik Terkait Kasus Brigadir J, AKP Dyah Candrawati Kena Sanksi Demosi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan