Suara Denpasar - Salah satu tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia mengadu ke Yuni, staf agensi TKW di Hongkong terkait interminit atau pemutusan hubungan kerja yang mendadak di sampaikan oleh majikannya di sana.
TKW itu menanyakan perihal pengurusan VISA untuk mencari majikan baru setelah dikeluarkan dari tempat lamanya bekerja.
Dia menanyakan kepada Yuni. Adakah bisa mendapatkan VISA berkerja sebagai TKW dengan tetap tinggal di Hongkong atau harus pulang ke Indonesia.
Saya di majikan ini jalan tiga tahun. Hmpir tahun keempat .saya di putus tanpa alasan. Kalau saya cari bos baru? Kira-kira saya harus pulang ke Indonesia atau bisa tetap di Hongkong," tanya TKW itu seperti dikutip denpasar.suara.com dari kanal YouTube Yuni TKW Hongkong @ CURHATAN BMI, Jumat 23 September 2022.
Pertanyaan itu langsung dijawab Yuni. Kata dia, majikan bisa kapan saja mengeluarkan interminit. Jika majikan dalam pemutusan hubungan kerja itu menuliskan hal jelek terkait TKW saat berkerja di kediamannya.
Maka, TKW tersebut harus kembali ke Indonesia guna mengurus VISA.
Jadi, hubungan baik antara TKW dan majikan harus tetap terjaga. Ingat ayat 1 pasal 1 yang menyatakan majikan maha benar.
Dia menyarankan TKW tersebut mendatangi majikannya tersebut untuk menulis keterangan baik. Dengan alasan bahwa kalau dirinya ke Indonesia untuk mengurus VISA, jumlah biaya yang dikeluarkab terbilang banyak.
Di sisi lain, TKW datang ke Hongkong memang karena butuh uang untuk membantu keluarga maupun. "Bilang ke majikan boleh nggak minta surat keterangan. Tulis surat bagus ke imigrasu biar bisa nunggu bisa di Hongkong.
Ucapkan alasan bahwa kalau pulang ke Indonesia perlu uang yang banyak," demikian kata Yuni.
Baca Juga: Selain Lelaki Handsome, Ada Bakso, Mengerti Bahasa Sunda: Alasan TKW Betah di Arab Saudi
TKW itu juga menambahkan bahwa pemutusan hubungan kerja ini dengan alasan sang majikan tak punya yang lagi alias No Money.
Atas keluh kesah TKW itu, Yuni berjanji akan membantu membuatkan surat ke majikan yang bersangkutan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1