Suara Denpasar - Nonton Film Avatar sebaiknya jangan dilakukan di website Indoxxi dan LK21 karena ilegal. Kamu bisa menontonnya di platform penyedia nonton film secara legal.
Avatar merupakan film garapan James Cameron yang diluncurkan pada 2009 silam. Film ini diproduksi oleh 20th Century Studio.
Meski film lama, namun kamu jangan khawatir karena tetap bisa menontonnya secara online. Pertama kamu bisa menontonnya di Google Play Film dengan biaya sekitar Rp28 ribu. Cara lainnya yaitu menonton di Apple TV. Akan tetapi kamu harus berlangganan terlebih dahulu.
Film Avatar 2009 kembali trending karena menyambut kehadiran "Avatar: The Way of Water". Film Avatar 2 ini akan tayang perdana di bioskop Amerika Serikat pada 16 Desember 2022 mendatang.
Sinopsis Avatar 2009
Avatar merupakan film dengan latar dunia yang benar-benar baru dan menakjubkan bernama Pandora. Saat itu, Avatar dinilai sebagai film yang unik dan berani, baik dari sisi cerita dan teknologi-teknologi yang khusus diciptakan untuk film ini.
Jika film-film alien lainnya yang menggunakan tata rias dan efek spesial untuk para aktor bertransformasi menjadi ras humanoid, namun Avatar menggunakan teknologi terdepan pada masanya.
Avatar 2009 berkisah tentang perjuangan Jake Sully untuk menyelamatkan planet alien bernama Pandora yang dianggapnya sebagai rumah.
Dengan latar tahun 2154, diceritakan bahwa Bumi telah mengalami krisis energi. Kondisi itu membuat sebuah organisasi bernama Resources Development Administration (RDA) menambang mineral langka di planet Pandora selama tiga dekade.
Baca Juga: BRI Liga 1 Pekan ke-10: Umpan Fadil dan Privat Bikin Bali United Tim Tersubur
Di Pandora lingkungannya dikebal beracun bagi manusia. Maka, para ilmuwan organisasi tersebut menciptakan program "Avatar".
Program itu membuat manusia menjadi "driver" dengan kesadaran mereka disambungkan ke tubuh biologis yang dikendalikan dari jarak jauh yang dapat bertahan hidup di udara planet Pandora yang mematikan.
Avatar-avatar tersebut merupakan hasil rekayasa genetik dari DNA manusia dan penduduk asli Pandora, ras alien Na'Vi.
Dalam perjalanannya, Jake yang awalnya bertugas sebagai negosiator dan mata-mata, malah memihak pada suku Na'Vi setelah bertemu dengan Neytiri. Dia menilai bahwa suku Na'Vi adalah ras murni yang sangat baik.
Film semakin menengangkan saat RDA berniat mengeksploitasi dan menghancurkan rumah leluhur bangsa Na'Vi yang sudah ada sejak 10.000 tahun lalu. Hal itu membuat Jake bimbang antara memilih pekerjaannya atau membela suku Na'Vi.
Karakter
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran