Suara Denpasar - Hakim Agung Sudrajad Dimyati ditetapkan sebagai tersangka bersama sepuluh orang lainnya dalam perkara dugaan suap penanganan perkara di Mahkamah Agung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menyeret Hakim Agung ini tentu sangat memalukan dan mencoreng lembaga peradilan yang menjadi tumpuan sebuah negara hukum, halnya Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan Koordinator Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK) Saor Siagia, seperti dikutip denpasar.suara.com dalam acara TVone "Mahalnya Keadilan di Negeri ini", Minggu 25 September 2022.
Tak hanya hakim agung. Dia juga mencontohkan banyaknya karut-marut penegak hukum di Indonesia. Belum lama ini dia pernah mengalami sendiri saat mendampingi klien.
Di mana setingkat jenderal berusaha menjadikan kliennya menjadi tersangka dengan berbagai cara. Jika? Permintaan uang miliaran tidak terpenuhi.
"Saya bilang ke penyidiknya nanti kamu saya laporkan ke Propam. Si Jenderal ini kemudian karena dia tahu salah akhirnya dia minta maaf," jelasnya kepada host Fadil dan Maria.
Ingat dia, dalam sistem hukum di Indonesia itu menuntut independensi agar terciptanya rasa keadilan. Adapun penegak hukum harus mematuhi itu semua. "Kita yang sudah rusak kemudian alasan. Mana sumpah dan kode etik?," sentil dia.
Lain lagi dengan dengan mantan Hakim Agung Prof. Gayus Lumbuun. Dia berharap Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo atau Presiden Jokowi ikut turun tangan menangani persoalan ini. Yakni dengan mereformasi Mahkamah Agung.
"Siapa yang bisa merombak (MA)? Ya presiden. Presiden yang bisa mengangkat dan memberhentikan Hakim Agung saat berbuat salah," tukas dia. ***
Baca Juga: Mahpud MD Kecam Perilaku Sudrajat Dimyati Terkait Kasus Suap, Saya Setuju Koruptor di Hukum Mati
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Poin Persib Bandung Sama dengan Borneo FC, Beckham Putra Buka Suara
-
Penampakan 'Taksi Ijo' Biang Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Sebelum Viral Seperti Sekarang, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak di Surabaya
-
Undian Digelar, Nasabah BRI Berpeluang Raih Experience Eksklusif Menyaksikan Barcelona di Camp Nou
-
Perkuat Akuisisi dan Aktivasi Nasabah, BRI Hadirkan BRI Debit FC Barcelona
-
Program BRI Debit FC Barcelona Buka Peluang Nasabah Nikmati Laga Langsung di Camp Nou