Suara Denpasar - Kasus Bjorka belum tuntas, sudah muncul lagi informasi peretasan pada lembaga penting di Indonesia.
Kali ini menimpa enam Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di tanah air.
Hacker yang meretas situs resmi Bawaslu tersebut mengatasnamakan dirinya Banyumas Cyber Team alias BCT.
Bawaslu tingkat daerah yang menjadi korban peretasan seluruhnya berada di wilayah Sumatera Barat.
Adapun website yang diretas milik Bawaslu Padang, Pesisir Selatan, Bukittinggi, Sijunjung, Padang Panjang dan Tanah Datar.
Selain itu, ada beberapa situs lain sudah diretas sejak beberapa hari yang lalu.
Dilansir dari PMJ News, diketahui bahwa keenam situs Bawaslu yang diretas itu sampai sekarang belum pulih.
Pada laman tampilan halaman masih berwarna putih dan sempat muncul gambar karikatur dengan keterangan Banyumas Cyber Team (Javanese Team).
Benny Aziz, Komisioner Bawaslu Sumatera Barat menjelasan, pihaknya tengah bekerja untuk memulihkan kembali beberapa situs Bawaslu daerah yang diretas tersebut.
"Tim operator sedang berupaya memulihkan kembali situs Bawaslu daerah yang diretas," kata Benny.
Namun menurutnya, hacker tersebut tidak membobol data pribadi milik Bawaslu, melainkan hanya mengubah tampilan depan saja.
"Tampilan depan situs yang diubah peretas," sebut Benny Aziz.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Lamborghini hingga Kapling Tanah Disita dalam Kasus Korupsi IUP Kalbar
-
Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi
-
Pemasangan Baliho Ucapan Ultah Jokowi Berbuntut Panjang, Wali Kota Solo Dilaporkan ke Kejaksaan
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha
-
Wakil Bupati Langkat Menangis Dengar Kabar OTT Bupati Syah Afandin: Jaga Kesehatan!
-
4 Cushion Budget Friendly di Bawah Rp60 Ribu, Lebih Murah dari Viva Velvet Cushion
-
Kronologi Kebakaran Rama Billiard Mergangsan: Karyawan Sempat Dengar Suara 'Kretek-kretek'
-
Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000
-
5 Sepatu Nike Vomero Plus yang Nyaman untuk Lari Jarak Jauh Andalan dr Tirta