Suara Denpasar – Meski digugat cerai oleh istrinya yang juga Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Kang Dedi Mulyadi terlihat santai. Dia mengaku hal itu bisa dia lakukan karena menggunakan filosofi Kabayan.
“Kalau ada masalah harus seperti Si Kabayan,” kata Dedi Mulyadi melalui kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel dilihat Selasa (27/9/2022).
Dia mengatakan, jika Kabayan sedang ada masalah menghadapinya dengan santai, rileks sambil menjewer telinga.
“Kalau ada masalah dihadapi dengan sifat yang grasa-grusu nanti ada ucapan yang tidak terukur, ada tindakan yang tidak terarah. Akhirnya menimbulkan masalah bagi banyak orang,” papar Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini.
Sekadar diketahui, Kabayan adalah toko imajinatif dallam budaya Sunda. Polah Kabayan lucu, polos, tetapi cerdas. Dalam kesusastraan, Kabayan awalnya menjadi cerita lisan yang turun-temurun. Namun masuk juga ke dalam sastra tulis hingga seni peran. Salah satu yang terkenal adalah film Kabayan yang diperankan Kang Ibing, kemudian Didi Petet.
Meski sedang dilanda masalah besar dalam rumah tangganya, Kang Dedi Mulyadi lebih memilih tetap saja melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Apa kalau diam di rumah merenung, kalau marah-marah apakah masalah itu selesai, kalau mengumbar kepada publik apa yang kita ketahui masalah itu selesai? Kan tidak. Kan lebih baik kita bekerja memenuhi kebutuhan masarakat,” terangnya.
Kang Dedi mengaku saat ini dia bukan penguasa eksekutif yang punya keputusan, yang punya APBN atau APBD. Dia merasa hanya seorang anggota DPR, yakni wakil ketua komisi IV DPR, yang tidak punya kemampuan mengeksekusi. Hanya punya gagasan, otokritik, dan saran.
“Ya lakukan saja apa yang saya punya setiap hari, siapa tahu 1 rupiah yang saya pegang bermanfaat bagi orang lain. Siapa tahu ada orang yang tidak sengaja ketemu, kemudian selesai masalahnya, selesai kehidupannya, selamat masa depannya. Itu yang mesti dilakukan,” papar mantan Bupati Purwakarta dua periode ini.
Baca Juga: Petisi Netizen, Minta Kang Dedi-Bupati Anne Rujuk! Tolong Bu Batalkan Gugatan Cerainya
Dalam video sekitar 30 menit itu yang diunggah sehari lalu, itu Kang Dedi terlihat sendiri di rumah. Hanya ada asisten rumah tangga. Tidak ada Bupati Anne Ratna Mustika. Dia menunjukkan aktivitas di rumah, dari usai sarapan soto, kemudian membuang kuah soto ke kolam ikan, kemudian menunjukkan dia mencuci piring sendiri.
Kang Dedi juga membakar dupa, yang menurutnya hanya sebagai pewangi. Dia mengaku kalau tidak beraktivitas di luar rumah, maka dia senang di rumah. Bersih-bersih rumah.
Diketahui, Dedi Mulyadi digugat cerai oleh istrinya, Anne Ratna Mustika. Gugatan itu dilayangkan ke Pegadilan Agama Purwakarta 19 September 2022. Rencananya, sidang perdana akan digelar 5 Oktober 2022. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang
-
Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan
-
Surat dari Pram: Kumpulan Surat untuk Sang Terkasih, Jenaka Aryadiningrat
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian
-
Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi
-
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government
-
Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry