Suara Denpasar - Konflik antara Najwa Shihab dan Nikita Mirzani masih terus berlanjut.
Sebelumnya, pereteruan tersebut diawali dari Nikita Mirzani yang memberikan komentarnya kepada Najwa Shihab.
Hal ini terjadi lantaran Najwa Shihab saat itu tengah membicarakan tentang gaya hidup polisi.
Kini beredar potongan video, salah satunya di sebuah akun TikTok Opung SG Channel yang berisi tentang Nikita Mirzani.
Dalam potongan video tersebut, Nikita Mirzani terlihat berbicara tentang Najwa Shihab.
"Jadi yang boleh beropini itu cuman Najwa Shihab aja? Nikita Shihab nggak boleh beropini?" ucapnya sembari tersenyum.
Kemudian ia berkomentar bahwa dirinya juga boleh beropini, bukan hanya Najwa Shihab saja.
"Jangan dong, masa cuman dia aja yang boleh beropini, saya nggak boleh. Kalau beropini itu bukan berarti cari ribut kali," ungkapnya.
"Kalau dia aja sudah siap mengomentari orang, berarti dia juga siap dikomentari hidupnya dong," lanjutnya.
Baca Juga: Diminta ke Papua Untuk Cek Langsung Tambang Emas Milik Lukas Enembe, MAKI Sarankan Ini ke KPK
Lalu Nikita Mirzani mengatakan suatu kata yang tidak tepat penggunaannya, yakni kata 'simbiosis' yang dikatakan 'simbolis'.
"Simbolis mutualisme namanya, tahu nggak? Belajar deh. Kalau saya cari ribut tu berantem, jambak-jambakan, tonjok-tonjokan," pungkasnya.
Hal ini lantas menjadi bahan tertawaan netizen, sebab kata yang benar adalah simbiosis mutualisme, bukan simbolis.
"Simbiosis mutualisme sekarang udah diganti ya jadi simbolis mutualisme?(emoji tertawa)" tulis akun dadanrustandi907.
"Simbiosis mutualisme kali (emoji tertawa)" tulis akun vya_ilham.
"Beda kasta boss ku," ujar akun Dani Alwaleed.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku