Suara Denpasar - BNNP Bali bersama Bea Cukai Ngurah Rai menangkap seorang warga Australia bernama Jef WE (51) karena menyelundupkan narkoba ke Bali dari luar negeri menggunakan modus swallow. dia menyembunyikan narkoba 8,09 gram heroin dan 0,34 gram metafetamine yang dibungkus menggunakan kondom, lalu dimasukan ke lubang dubur.
Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Gde Sugianyar menjelaskan, pelaku ditangkap pada 6 September 2022. Saat itu pelaku yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai dari Vietnam. Saat pelaku tiba di custom area, petugas Bea Cukai mencurigai gerak-gerik pelaku Jef WE.
"Gerak-geriknya mencurigakan. Sehingga dilakukan penggeledahan badan," kata Gde Sugianyar di BNNP Bali, Kamis (29/9/2022).
Saat digeledah, pihak Bea Cukai dan BNNP tak menemukan narkoba. Namun saat dicek lebih dalam, diketahui pelaku ternyata menyembunyikan narkoba di lubang duburnya.
"Pelaku membungkusnya menggunakan kondom kemudian disembunyikan di lubang duburnya," jelas dia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bea Cukai Ngurah Rai, Mira Puspita mengatakan, awalnya petugas mencurigai gerak-gerik pelaku seperti ada pengaruh obat.
"Sehingga dilakukan penggeledahan, dan dia menolak. Sehingga kami dan BNNP menggeledah lebih jauh dan ditemukan narkoba itu," papar dia.
Dia menjelaskan, Jef WE sudah setahun tinggal di Bali. Dia bekerja sebagai instruktur diving.
Atas perbuatannya tersangka dikenai pasal 113 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati. (MNP)
Baca Juga: Pak Mahfud MD, Tolong Kami..! Korban DNA Pro Akademi di Bali Rugi Rp 6,8 Miliar
Berita Terkait
-
Pak Mahfud MD, Tolong Kami..! Korban DNA Pro Akademi di Bali Rugi Rp 6,8 Miliar
-
Warga Inggris Hilang Misterius saat Snorkeling Bareng Istri di Padangbai Bali, SAR Masih Cari
-
Krama Bali I Nyoman Wara Kembali Terpental dari Calon Pimpinan KPK, Gagal Yakinkan DPR RI
-
Tragis! Keliling Jawa Cari Putri Tercinta yang Hilang, Pria Asal Tabanan Bali Tewas di Banyuwangi: Putri Pulanglah Nak...
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD