Suara Denpasar - Kasus Lesti Kejora yang memolisikan suaminya, Rizky Billar ke polisi menjadi pemberitaan media Asing. Mereka menyoroti pasangan suami istri yang tampak saling cinta ini, akan tetapi terjadi pemukulan.
Media asing yang memberitakan berasal dari Malaysia, Ohbulan.com. Dalam artikelnya yang diunggah pada Jumat (30/9/2022), mereka menulis dengan judul "Nampak loving, Rupanya Suami Kaki Pukul Penyanyi Buat Laporan Polis Dakwa Dicekik Dihempas ke Lantai.
Dalam berita pembukanya, mereka menuliskan bahwa pasangan Lesti dan Billar kerap memamerkan kemesraannya di publik. Namun siapa sangka, banyak yang tak menduga akan ada kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT dalam rumah tangganya.
Mereka pun menuliskan lengkap kronologi yang disampaikan polisi hingga ancaman pidana kepada Rizky Billar.
Untuk diketahui, Ohbulan mengaku sebagai media socialtainment Malaysia yang fokus pada berita dunia hiburan, story viral yang tersebar di Facebook mahupun Twitter dan tips lifehack.
Media ini didirikan pada 2008 dan dibawah naungan media digital terbesar Malaysia, Rev Asia Berhad pada 1 Oktober 2014.
Rizky Billar Terancam 5 Tahun Pidana
Dikutip dari Antara, Polda Metro Jaya mengatakan Billar terancam hukuman penjara maksimal lima tahun akibat dugaan KDRT. Hal itu sesuai dengan Pasal 44 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
"Ancaman lima tahun penjara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Jumat.
Baca Juga: Ini Biografi Lengkap Najwa Shihab: Di Amerika Tak Lupa Sholat Lima Waktu
Dia menjelaskan ada beberapa jenis kekerasan dalam rumah tangga yaitu kekerasan fisik, seksual, psikologis hingga penelantaran.
Terkait kekerasan fisik kembali terbagi dalam tiga jenis yaitu luka ringan, luka berat dan menyebabkan kematian.
"Perbuatan ada tiga bentuk, yang pertama sebabkan luka sakit seperti dialami Lesti ancamannya hukuman maksimal lima tahun penjara denda maksimal Rp15 juta," ujarnya.
Adapun kekerasan yang dialami Lesti Kejora terjadi pada 28 September 2022 pukul 01.51 WIB dini hari di rumah keduanya di Cilandak, Jakarta Selatan. Rizky diduga melakukan kekerasan fisik dengan mendorong dan membanting korban ke kasur.
"Dan mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai. Hal tersebut dilakukan berulang-ulang," kata Zulpan.
Tak cukup sekali, KDRT tersebut terulang pada pukul 09.47 WIB. Saat itu Rizky menarik tangan korban ke arah kamar mandi, kemudian membanting korban ke lantai dan dilakukan berulang kali.
Sebanyak dua orang saksi telah diperiksa dan Lesti sudah menjalani visum. Polisi, kata dia, menjadwalkan untuk memeriksa terlapor dalam waktu dekat.(Antara/Ohbulan)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Gagal Gondol Burung Tengah Malam, Maling di Sleman Semprot Spray Gun saat Diringkus Warga
-
Menteri Agama Titipkan Harapan Ramadan Bawa Kebaikan bagi PNM
-
6 Lipstik Waterproof Tahan Lama, Bibir Makin Cerah dan Menawan
-
Rindu Orang Tua Tak Terobati? Kirimkan Cinta Lewat Doa Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
-
Geger Surat Misterius dari MSCI: Apakah Ini yang Bikin Presiden Prabowo 'Marah' pada Bursa Efek?
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Dokumen Digital Jadi Senjata Baru Penipuan, Privy dan Komdigi Dorong Budaya Verifikasi
-
Bolehkah Tabur Bunga di Kuburan? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama Lengkap
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!