/
Senin, 03 Oktober 2022 | 07:35 WIB
Ayah Nikey Mengaku Lupa Kapan Terakhir Berhubungan Suami Istri (Youtube)

Suara Denpasar - Sutandi, ayah Nikey Sutando (19)  siswa SMAN 1 Cibatu, Purwakarta yang dikenal sebagai penarik gerobak rongsokan kini bisa bergembira.

Sang ayah akhirnya mengakui adik kandungnya yang kini berada di Boyolali, Jawa Tengah. Kepastian itu didapat setelah Kang Dedi, sapaan akrab Dedi Mulyadi bisa meyakinkan sang ayah, bahwa anak perempuan yang bersama mantan istinya, Tri Lestari di Desa Kemasan, Kecamatan Sawit, Boyolali, itu darah dagingnya.

Kabar gembira tersebut terungkap dalam video "Setelah Berbicara Panjang Lebar-Ayahnya Nikey Akhirnya Mengakui Adiknya Nikey" seperti dilihat denpasar.suara.com dalam kanal YouTube @Kang Dedi Mulyadi, Minggu (2/10/2022).

Memang, awalnya begitu sulit meyakinkan Sutandi.
Dia tetap ngotot istrinya yang pergi dari rumah dalam kondisi hamil dua bulan, kehamilannya bukan karena dirinya.

Tapi, oleh pria lain. Kang Dedi dengan sabar bertanya, adakah saksi yang melihatnya? Dijawab Sutandi dari almarhum sang ibu.

Seperti diketahui, almarhum sang ibu tidak cocok dengan mantunya tersebut. Jadi, semua kabar burung itu adalah karangan sang ibu.

Sutandi ditanya Kang Dedi soal kesehariannya saat pulang dari bekerja di Jakarta. 

Memang aku Sutandi, bahwa sang ibu kerapsekali bolak balik kamar dengan beragam alasan. Jadi, saat hendak berhubungan intim ada saja halangan. Dia mengaku dalam waktu 1,5 tahun tidak pernah berhubungan suami istri.

"Ibu (ibu Sutandi) ada saja yang diambil. Alasan ngambil gelas ke kamar," akunya perihal selalu batalnya hubungan suami istri.

Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi hingga Puan Maharani Berduka, Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan

Dari itu dirinya ngotot untuk Test DNA. Lagi-lagi dengan penuh kesabaran Kang Dedi kembali bertanya apakah pernah berhubungan suami istri?

Meski mengaku lupa kapan itu terjadi akhirnya Sutandi mengakui pernah. Namun, dia rasa itu hanya sekali dan permintaan sang istri. Jadi rasanya sulit untuk hamil.

Berdasar keterangan tersebut Kang Dedi menjelaskan bahwa kehamilan tetap bisa terjadi. Daripada ngontot untuk tes DNA lebih baik dia mengaku itu anaknya karena memang mirip dari segi wajah.

"Kalau itu benar anak bapak. Bapak harus berani mengaku karena nanti bapak menjadi bintinya," tukas Kang Dedi. ***

Load More