Suara Denpasar- Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap bagaimana kondisi Lesti Kejora saat pertama kali datang ke penyidik untuk melaporkan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini.
Kondisi Lesti pertama kali datang dalam keadaan lemas, dia didampingi pengacara untuk melaporkan suaminya Rizki Billar dalam kasus penganiayaan tersebut.
Hal ini seperti diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi.
Dia mengungkap bagaimana kondisi pertama kali penyanyi dangdut itu datang untuk melaporkan apa yang baru saja dialami.
"Perempuan jika diperlakukan orang terdekat apalagi yang diduga melakukan KDRT (suaminya) pasti lemas dong. Dia (waktu itu) didampingi pengacara," jelasnya.
Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung dengan sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi.
Agenda pemeriksaan terhadap Rizki Billar (R) juga tengah direncanakan untuk dimintai keterangan.
"Kita memanggil saudara L (Lesti Kejora), karena laporan dari saudari L dan diduga yang melakukan adalah saudara R, kita butuh penjelasan dari saudara R," jelasnya.
Kata dia, rencananya pada Kamis depan R bakal dimintai keterangannya terkait dengan laporan tersebut.
Baca Juga: Deddy Corbuzier Balas Hujatan Nikita Mirzani Soal Lesti Kejora dan Rizky Billar: Watch Full!
"Sudah ada olah TKP, proses sudah berlangsung kita tunggu saja, kita panggil saudara R pada hari Kamis besok. Kalau memang berhalangan hadir kita meminta konformasi kenapa tidak hadir, kemudian nanti kita komunikasikan," jelasnya menjelaskan jika yang bersangkutan berhalangan untuk hadir, seperti dilansir dari tayangan Chanel Intens Investigasi. ***
Pelapor kini juga diancam dengan undang-undang soal kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.
"Pasal yang disangkakan KDRT ancaman penjara 5 tahun dan paling tinggi 15 tahun," jelasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang