Suara Denpasar - Desakan mundur terhadap Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan terkait Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang usai laga Arema FC vs Persebaya pada pekan ke-11 Liga 1, Sabtu (1/10/2022), terus bergema.
Desakan mundur terhadap Iwan Bule makin menggema setelah dia dituding netizen salah memberikan ucapan pembuka saat konferensi pers di Stadion Kanjuruhan dengan mengadakan "Hadirin yang berbahagia". Atas ucapan tersebut, dia dinilai tidak punya empati dan layak mundur.
Berikut profil dan perjalanan karier Iwan Bule yang dikumpulkan denpasar.suara.com dari berbagai sumber.
Jenderal satu ini terakhir menjabat kretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional. Komjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H atau Iwan Bule merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1984. Lahir di Jakarta, 31 Maret 1962, dia pernah menjabat Kapolres Tegal Polda Jawa Tengah pada 2001
Karirnya semakin benderang setelah menjabati Dir Reskrimum Polda Metro Jaya.
Dia berhasil mengungkap pembunuhan yang menggembarkan publik atas tewasnya bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen, kasus menggemparkan yang terjadi tahun 2009. Nasrudin Zulkarnaen dibunuh dengan cara ditembak usai bermain golf di Modernland Kota Tangerang, tanggal 14 Maret 2009.
Kasus bergulir dan akhirnya menyeret mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar dan Kombes Wiliardi Wizar.
"Kawan saya ada di situ, Kombes Wiliardi Wizar. Saya tegakkan, dia kawan saya. Tidak ditegakkan, hukum harus tegak. Jadi saya harus memilih salah satu," papar Iwan Bule ketika menjadi bintang tamu di kanal Youtube @Prestige Productions deng host Rudy Salim, 2019 silam.
Kombes Wizar akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 12 tahun sejak 2010 silam. "Kawan saya, satu pos pesiar di Semarang, deket tempat tidurnya, tiap hari ketemu. Itu kan bergejolak dalam hati saya," imbuhnya.
Tak hanya itu, Iwan Bule juga berhasil meringkus kasus suap pajak di tahun 2011, yakni Gayus Tambunan. Tersangka di tangkap saat berada di Singapura.
Baca Juga: Kang Dedi Tertawa, Sidang Perdana Gugatan Cerai 5 Oktober Jadi Kado Spesial
Setelah pensiun, Iwan Bule rutin olahraga untuk menjaga kondisi tubuhnya. Selain itu dia ingin mengabdikan diri bagi sepakbola Indonesia dengan menjabat ketua PSSI.
Sebab, dengan sepakbola nama bangsa dan negara bisa harum. Untuk itu salah satu program utamanya adalah melawan dan menghapus match fixing. Selain itu, Iwan Bule juga dikabarkan akan maju dalam Pilkada Jawa Barat 2024 nanti. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial