Suara Denpasar- Konfederasi sepakbola tertinggi di Asia yakni AFC memberikan restu untuk Indonesia tetap menggelar kualifikasi Piala Asia U-17 di Bogor.
Restu ini diberikan pasca adanya tragedi berdarah di stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Kepastian direstuinya Indonesia tetap menjadi tuan rumah Piala AFC kelompok umur ini seperti disampaikan oleh Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
PSSI kata dia sudah melakukan komunikasi dengan pihak federasi terkait dengan kelanjutan kualifikasi Piala AFC U-17 ini.
Pasalnya laga ini sebelumnya sudah digelar di Indonesia sesaat sebelum ada tragedi Kanjuruhan Malang yang membuat 125 orang meninggal dunia.
Namun pelaksanaan laga ini dengan syarat yakni tanpa adanya penonton yang menyaksikan laga tersebut.
"Kami sudah melakukan komunikasi dengan AFC dan mereka mendukung hal tersebut. Untuk penonton atau suporter yang sudah terlanjur membeli tiket pertandingan, dapat melakukan proses pengembalian uang," tambahnya.
Laga Kualifikasi Piala AFCU-17 2023 ini digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Timnas Indonesia tergabung dalam grup B yang berisi negara dari Malaysia, Palestina, Uni Emirat Arab, Guam, dan Indonesia sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Sadar Uang Rp50 Juta Tak Bisa Dinilai dengan Nyawa Suporter, Mahfud MD Sebut Tanda Empati Jokowi
"Mulai pertandingan tanggal 3 hingga 9 Oktober grup B Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 kami pastikan digelar tanpa penonton," jelasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial