Suara Denpasar - Para jaksa yang ditugaskan untuk mengawal kasus Ferdy Sambo di persidangan dijamin tidak akan bisa diintervensi atau istilahnya tidak akan masuk angin.
Hal ini terkait dengan Ferdy Sambo serta sejumlah perwira menengah lainnya yang terseret dengan kasus pembunuhan Brigadir J tersebut.
Meski yang dihadapi ini mantan perwira tinggi dan memiliki banyak koneksi serta pengaruh, namun Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan seluruh jaksa yang mengawal kasus pembunuhan Brigadir J akan profesional.
Karena itu Kejagung juga menjamin semua jaksa yang ditugaskan ini tetap akan melakukan tugasnya dengan sangat profesional.
Jaminan itu disampaikan oleh Jampidum Kejagung Fadil Zumhana tidak berselang penyerahan tersangka dari kepolisian ke kejaksaan.
Ferdy Sambo cs telah dilimpahkan ke kejaksaan dan untuk selanjutnya pada tahap dua serta persiapan dibawa ke meja hijau atau peradilan pidana.
Ada 30 jaksa yang akan ditugaskan sebagai jaksa penuntut umum perkara pembunuhan yang melibatkan banyak polisi ini.
“Saya yakin intervensi tidak ada. Kita negara hukum. Kami pastikan Kejagung tidak bisa intervensi. Kita harus jaga netralitas penanganan perkara,” kata Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Rabu (5/10) dari laman PMJ.
Terlebih saat era digital seperti saat ini kata dia publik bisa melakukan pengawasan terkait dengan kinerja para jaksa.
Baca Juga: Ferdy Sambo Kembali Ungkit Peristiwa Magelang Sebelum Dibawa Kendaraan Lapis Baja
“Jadi tidak ada yang bisa disembunyikan di era digital,” tambahnya.
Kejagung sebut dia juga memiliki sistem pengamanan jaksa khusus agar tidak diintervensi pihak lain.
“Tentang pengamanan jaksa agar tidak diintervensi kami sudah punya sistem untuk melakukan itu,” terangnya.
Sebelumnya Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simajuntak mengatakan jika 30 Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang akan menangani kasus Ferdy Sambo Cs sengaja disadap komunikasinya dan dikarantina di safe house.
Tujuannya untuk menghindari permasalahan teknis hingga menjaga profesionalitas jaksa. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL