/
Rabu, 05 Oktober 2022 | 17:56 WIB
Kang Dedi Mulaydi manggul beras (Facebook)

Suara Denpasar - Akhirnya terungkap alasan Anggota DPR RI Kang Dedi Mulyadi mangkir dalam sidang perdana perceraian dengan istrinya Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Rabu (5/10/2022). Diketahui, Kang Dedi lebih memilih melayani dan membahagiakan warga ketimbang datang ke Pengadilan Agama Purwakarta. 

Dedi mengaku ternyata hingga saat ini belum menerima surat panggilan dari Pengadilan Agama. Alasan tersebut membuatnya tak hadir di persidangan.

"Alasannya, (sampai hari ini) saya belum menerima surat panggilan dari Pengadilan Agama dalam bentuk fisik," kata Dedi dikutip dari Antara, Rabu.

Sebagaimana diketahui, hari ini dijadwalkansidang perdana Dedi Mulyadi atas gugatan perceraian isterinya, Anne Ratna Mustika.

Dedi mengatakan hari ini fokus bekerja untuk rakyat tanpa meninggalkan kewajibannya sebagai warga negara dengan tetap menghormati proses di Pengadilan Agama Purwakarta.

Kendati tak menerima surat panggilan, Kang Dedi tetap meminta kuasa hukumnnya untuk hadir. Meski belum menerima, dia mengaku meminta pengacara hadir sebagai bentuk penghormatan kepada pengadilan.

"Saya belum menerima surat panggilan dari Pengadilan Agama dalam bentuk fisik," kata dia.

Dedi berpesan kepada pengacaranya untuk tetap mencari jalan terbaik.

"Saya pesan kepada pengacara untuk cari jalan terbaik demi masa depan anak-anak," katanya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Bela Lesti Kejora? Kasus KDRT Rizky Billar Belum Usai, Netizen Bandingkan dengan Keluarga Dinda Hauw!

Pesan tersebut dia sampaikan kepada sang pengacara saat bertemu di Warung Ceu Ika yang berada di depan rumahnya.

Untuk diketahui, warung itu merupakan langganan Kang Dedi selama kurang lebih dua tahun bersama anak bungsu-nya Nyi Hyang Sukma Ayu Mulyadi Putri.

Saat itu, Kang Dedi rupanya secara tiba-tiba dipeluk oleh seorang ibu yang belakangan diketahui bernama Umiyati Utari.

Diketahui, ibu tersebut merupakan janda yang sudah sekitar sembilan bulan ditinggal wafat suaminya Dadan Suhendar. Untuk menghidupi keluarganya ia berkeliling berjualan bumbu dapur.

Dedi lalu menyempatkan diri berkunjung ke rumahnya. Umiyati rupanya tinggal bersama anaknya yang hingga kini sulit mendapatkan pekerjaan karena kerap dimintai uang oleh organisasi yang berada di sekitar perusahaan.

Esk Bupati Purwakarta itu berharap Umiyati bisa hidup mandiri dengan memberikan sejumlah modal termasuk membayarkan rumah kontrakan-nya selama enam bulan ke depan.

Load More