Suara Denpasar - Nama Nikita Mirzani kini kembali melambung usai persoalannya dengan Najwa Shihab mencuat.
Sebelumnya, Nikita Mirzani sempat mengomentari Najwa Shihab yang mengkritik polisi, namun tidak menggunakan kata 'oknum'.
Kini, wanita yang akrab disapa Nyai itu membeberkan alasan mengapa dirinya menyarankan Najwa Shihab menggunakan kata 'oknum' untuk polisi yang melanggar aturan.
Diketahui dari sebuah video yang diunggah oleh Youtube OPRA Entertainment, Nikita Mirzani tampak memberikan alasan dan berkomentar tentang polemiknya dengan sang jurnalis.
Dalam video tersebut, host bertanya kepada Nikita mengapa ia menyarankan menggunakan kata oknum.
"Ada netizen ngomong, kan berita oknum hampir saban hari keluar mulu. Oknum kalo dikumpulin semua jadi Kapolres juga (jadi satu kesatuan)," ujar host tersebut.
Hal ini kemudian ditimpali oleh Nikita Mirzani dengan tanggapannya.
"Bener, tapi tetep nggak bisa disamaratakan, gitu," katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa menurutnya, oknum biasanya itu tingkatannya sudah tinggi.
Baca Juga: Viral Lagi Kata-kata Bijak Rizky Billar, Wanita Itu Sosok yang Rapuh
"Karena kalau yang udah oknum itu biasanya itu tingkatannya udah tinggi, bukan bawahan-bawahannya," jelasnya.
Lebih lanjut, Nikita juga mengatakan bahwa polisi bekerja sesuai dengan atasannya.
"Jadi kan gini, polisi itu kan yang di bawahnya itu kan bekerja sesuai atasannya. Kalau atasannya bilang tangkap, ya tangkap gitu walaupun tidak sesuai prosedur," imbuhnya.
Menurutnya, Najwa Shihab menyeret semua polisi dan keluarganya dengan tidak menggunakan kata 'oknum'.
"Jadi kalo dia bilang semua, kan si Najwa bilang gini, itu polisi satu keluarga hedon semua, berarti kan keluarganya dibawa. Lah kalo keluarganya memang dari orang kaya, mau gimana?" tukasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Tiga Warga Lombok Jadi Korban Eksploitasi Seksual WNA
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Simbol Nazi dan Pesan Anti-Islam Ditemukan di Mobil Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Militer Israel Tangkap 4 Jurnalis Indonesia, Fauqi Hapidekso: Langgar HAM dan Hukum Internasional!
-
Beraksi 4 Tahun, Siasat Licik Tukang Rujak di Duri Kepa Cabuli Siswi SD: Uang Jajan Jadi Umpan!
-
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik dan Hukum untuk Bebaskan Tiga Jurnalis Indonesia yang Ditahan Isr
-
John Herdman Sebut Pemain Diaspora Tak Dijamin Masuk Timnas Indonesia
-
Enzo Maresca Dikabarkan Jadi Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar