Suara Denpasar - Nama Najwa Shihab kini kembali diseret oleh Nikita Mirzani lantaran sang jurnalis berkomentar tentang gaya hidup polisi.
Nikita Mirzani tampak tak terima jika Najwa Shihab tidak menggunakan kata 'oknum' pada komentarnya tersebut.
Akan tetapi menurut Nikita, netizen Indonesia banyak yang membela Najwa Shihab.
Hal ini ia sampaikan pada saat dirinya diwawancarai di sebuah acara yang videonya diunggah oleh channel YouTube OPRA Entertainment.
Wanita yang akrab disapa Nyai itu mengatakan bahwa apa yang terlihat di TV belum tentu real atau nyata.
"Kan kalo orang Indonesia tuh apa yang terlihat di TV, di sosial media baik itu sama dia dibilang baik," papar Nikita.
Ia mengungkapkan bahwa semua orang tidak pernah tahu apa yang ada di belakang kamera.
"Kita kan nggak pernah tahu apa yang terjadi di belakang kamera," ujarnya.
"Sebusuk apa orang yang kalian sukai, ya kan. Apa yang dia lakukan, kesehariannya bagaimana, kan nggak tahu," tuturnya menambahkan.
Baca Juga: Heboh! Aki-aki 90 Tahun Booking Lucinta Luna Rp 2 Miliar
Lantas, salah satu host acara tersebut menanyakan kepada Nikita mengenai mediasi dengan Najwa Shihab.
"Kalau suatu saat nanti ada media yang ingin mediasi antara pertemuan (Najwa Shihab dan Nikita Mirzani)," ucap host tersebut.
Belum selesai host itu berbicara, Nikita langsung menimpali.
"Apa yang harus di mediasi? Gua nggak pernah berantem sama Najwa! Kan dia bebas beropini, gua juga bebas dong," ucapnya.
"Gua warga negara Indonesia, gua bayar pajak tiap tahun lho. Gua bisa kasih liat berapa ratus juta setiap tahun gua bayar pajak," tukasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
HOAKS Link KUR BRI di Tiktok dan Instagram, Ini Modus Pelaku Penipuan
-
Tak Hanya My Royal Nemesis, Intip 5 Drama Korea Time Travel ke Era Modern
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Merah Naik, Beras Premium Masih Bertahan Tinggi
-
WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi
-
Salmokji Pecahkan Rekor, Jadi Film Horor Korea Terlaris Sepanjang Masa
-
3 Alasan Mengapa Wuling Air ev dan BYD Atto 1 Harus Waspada Terhadap Spesifikasi Chery Q
-
RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia
-
Tayang 4 Juni, The Last Humanity Gabungkan Survival dan Dokumenter Sains
-
BlackAuto Battle 2026 Mulai Cari Raja Modifikasi Baru dari Tangerang Selatan
-
Diterpa Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah Siap Tempuh Jalur Hukum