Suara Denpasar - Universitas Udayana (Unud) Bali kini mendapat sorotan menyusul lima pejabat terasnya diperiksa Kejati Bali.
Ini terkait dugaan penyalahgunaan Dana Sumbangan Institusi (SPI) Mahasiswa baru seleksi jalur mandiri dan dana penelitian Tahun Akademik 2018/2019 sampai dengan Tahun Akademik 2022/2023.
"Sebagai bentuk penghormatan terhadap kewenangan dari Kejaksaan Tinggi Bali, bersama ini dapat kami informasikan, bahwa Universitas Udayana telah memenuhi panggilan tersebut serta telah memberikan keterangan sesuai dengan materi pertanyaan yang diajukan oleh penyelidik," papar Juru Bicara Rektor Unud P. A.A. Senja Pratiwi, M.Hum.,Ph.D, dalam keterangan persnya yang diterima denpasar.suara.com.
"Guna membuat terang jalannya proses penyelidikan, Universitas Udayana pun hadir membawa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan materi penyelidikan," imbuh dia. Sayang ketika ditanya soal dokumen yang dimaksud. Mantan wartawan tersebut tidak menjawab.
Kabarnya uang pangkal atau SPI di Universitas Udayana (Unud) tembus Rp 1,2 miliar per mahasiswa. Hal itu terungkap dari Keputusan Rektor Unud Nomor 476/UN14/HK/2022 tentang Sumbangan Pengembangan Institusi Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Universitas Udaya Tahun Akademik 2022/2023.
"Pejabat terkait yang dipanggil dan telah hadir memenuhi panggilan tersebut adalah: Kepala Biro Keuangan, Ketua Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Kepala Biro Akademik Kerjasama Dan Hubungan Masyarakat, Koordinator Akademik dan Statistik, Sub Koordinator Umum dan Keuangan pada Fakultas Kedokteran," sebutnya dalam pers rilisnya sembari mejelaskan semua pejabat itu telah menjalankan tugas sesuai aturan hukum yang berlaku.
Situs Unud.ac.id, SPI bersifat wajib. Artinya setiap calon mahasiswa baru Unud yang masuk lewat jalur mandiri harus membayar SPI yang besarannya variatif tergantung program studi dan kelompok SPI
Pada lampiran ini, kelompok SPI yang paling besar adalah untuk prodi kedokteran. Angkanya fantastis.
Untuk SPI 8 besaran sumbangannya Rp 1,2 miliar. Sedangkan SPI 1 besaran sumbangannya Rp 85 juta, SPI 2 Rp 125 juta, SPI 3 Rp 150 juta, SPI 4 Rp 225 juta, SPI 5 Rp 338 juta, SPI 6 Rp 507 juta, dan SPI 7 sebesar Rp 760 juta.
Selain program studi kedokteran, untuk prodi kedokteran gigi juga nominal SPI 1 sebesar Rp 71 juta, sedangkan SPI 8 sebesar Rp 950 juta. Prodi di bawahnya dengan besaran SPI yang sangat besar adalah prodi Farmasi yang mencapai Rp30 juta juga SPI 1, hingga Rp 422 juta untuk SPI 8.
Sementara untuk prodi lain, besaran SPI ada yang mulai dari Rp6 juta sampai Rp 76 juta untuk SPI 8. Ada juga yang dimulai dari SPI 1 Rp 9 juta sampai SPI 8 Rp 114 juta. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Cara Mencuci Puff Cushion Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri, Pakai 5 Bahan Ini
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap 2026, Akurat Pantau Heart Rate
-
Sunscreen Gel untuk Jenis Kulit Apa? Ini 3 Pilihan Murah dan Bagus Menurut Pengguna
-
Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?
-
Apakah Tablet Android Bisa Menggantikan Fungsi Laptop untuk Kuliah?
-
Review You and Everything Else: Saat Persahabatan Jadi Sumber Luka Dalam
-
Cara Cek Apakah Sudah Terdaftar Jadi Peserta Upacara di Istana Negara, Ini Link-nya
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki
-
Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap