Suara Denpasar – Made Somi, driver ojek yang ditangkap dan ditembak kedua kakinya ternyata bukan orang dalam dunia kejahatan. Hal itu terungkap setelah polisi melakukan interogasi terhadap pria asal Banjar Dinas Padangsari, Desa Tianyar Tengah, Kecamatan Kubu, Karangasem tersebut.
Diketahui, Made Somi ditangkap setelah melakukan perampokan dan pencabulan terhadap gadis asal Inggris berinisial CMP. Saat itu, korban CMP baru keluar dari hotel hendak ke Lavavela berjalan kaki. Setelah jalan sekitar 50 meter, korban bertemu dengan driver ojek yang sedang duduk di atas sepeda motornya.
Driver ojek bernama Made Somi itu pun menawarkan jasa ojek. Disepakati ongkosnya Rp15 ribu. Setelah itu, korban pun membonceng sang driver dan sepeda motor mulai jalan ke Lavavela.
Untuk memastikan apakah jalan yang dituju sudah benar, korban CMP membuka aplikasi Google Maps. Dia kaget karena indikator di Google Maps menunjukkan sepeda motor tidak menuju diskotek Lavavela di Seminyak.
Dia pun menegur driver ojek. Namun, tersangka malah mencoba merampas HP milik korban CMP, serta mengegas sepeda motornya.
Sesampainya di Jalan Sri Kresna, tersangka Made Somi malah mendorong korban hingga terjatuh ke aspal. Setelah itu korban malah mencoba mencabuli korban.
"Lalu tersangka membuka celana dalam korban dan menaikkan baju dress korban," jelas Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas di Mapolresta Denpasar, Senin (17/10/2022).
Selanjutnya, pelaku makin beringas dengan memasukkan jari tangannya ke bagian kemaluan korban. Saat itu korban mencoba melawan dan berteriak, namun karena jalanan sepi, teriakannya tak membuahkan hasil.
Setelah melakukan pencabulan, pelaku menarik kalung emas milik CMP, dan pergi menggunakan sepeda motornya. Sedangkan korban ditinggalkan di lokasi tersebut.
Baca Juga: Denise Chariesta Bongkar Fetish Mr R, Doyan dari Belakang dan Main Bertiga
Korban CMP pun mengalami luka lecet di dada akibat perbuatan Made Somi. Pergelangan tangannya juga sakit dan perih, sedangkan pada bagian kemaluannya mengeluarkan darah.
"Korban merasa takut, sedih, dan syok. Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke Polresta Denpasar," jelas Bambang Yugo.
Anggota Resmob Polresta Denpasar pun akhirnya menangkap Made Somi di sebuah kos di Jalan Gunung Agung Gang Indus III Nomor 6b, Denpasar Barat. Dia juga ditembak pada dua kakinya.
Kepada polisi, Made Somi mengaku telah menjual kalung emas milik korban dengan harga Rp500.000. Yang mengejutkan, Made Somi seorang residivis kasus jambret.
"Tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan ancaman dengan pidana penjara paling lama 9 tahun," kata Bambang Yugo Pamungkas. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan