Suara Denpasar - Warga Sangeh, Kabupaten Badung, Bali, yang menjadi nasabah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Sangeh mengaku gerah dengan lambanya proses penyelidikan kasus dugaan korupsi di lembaga yang dikelola desa adat tersebut.
Kasak-kusuk yang beredar ada orang kuat yang ikut bermain dalam kasus yang menyeret mantan Ketua LPD Desa Adat Sangeh I Nyoman Agus Ariadi dengan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 130 miliar.
"Yen kene asane? Be liu pejabat maan ngukup," duga salah satu warga dalam bahasa Bali yang berarti "Jika begini rasanya banyak pejabat yang sudah mendapat untung."
Sedangkan informasi yang di dapat denpasar.suara.com, lambanya penangan kasus ini karena Jaksa dari Kejati Bali menunggu hasil audit Inspektorat.
“Kita masih menunggu hasil audit dari inspektorat badung, kalau belum ada audit dari sana, kita belum bisa bergerak" sebut salah satu jaksa.
Sedangkan Inspektorat Badung Putu Suryaniti yang dihubungi wartawan denpasar.suara.com, WhatsApp belum juga diangkat atau membalas pertanyaan wartawan terkait audit LPD Sangeh sejauh ini sudah sampai mana belum juga di jawab (balas) walau dalam percakapan WhatsApp terlihat online.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar