Suara Denpasar- Selama 24 jam terakhir kabar mengenai keluarga besar Anne Ratna yang mendukung upaya gugatan cerai terhadap Dedi Mulyadi, serta kedekatan Ayu Ting Ting dan Boy William Terhalang Agama jadi populer.
Selama seharian kemarin dua artikel mengenai Kang Dedi Mulyadi yang tinggal menunggu putusan cerai serta Ayu Ting Ting dan Boy William terhalang agama menjadi yang paling banyak dibaca.
Kedua kabar itu menjadi perhatian warganet, terlebih soal Kang Dedi Mulyadi yang dalam dua bulan terakhir ini selalu menjadi buah bibir.
Hal ini tidak terlepas dari gugatan cerai Anne Ratna yang merupakan bupati Purwakarta itu mendapatkan dukungan penuh dari keluarga besar Anne.
Hal itu seperti diungkapkan kakak kandung Ambu Anne, Rahmat Setiadi yang menyebut keluarga bear mensupport apa yang dilakukan adiknya.
"Sudah lama, pas masih almarhum bapak itu masih ada, kita coba sabar. Jadi almarhum itu 2016 meminta sabar kepada Ambu. Jadi sekitar 6 tahun waktu kami untuk bersabar, jadi ini puncaknya," kata Rahmat.
Karena itulah, ia menyebut kini keputusan Ambu Anne mengajukan gugatan cerai itu sudah final dan tidak ada keraguan sama sekali.
Gugatan cerai Ambu Anne kepada Dedi Mulyadi ini juga telah melewati musyawarah keluarga besar Ambu Anne termasuk dengan anak-anaknya.
Baik anak-anak Ambu Anne maupun keluarga juga telah mendukung keputusan itu.
Baca Juga: Terkuak! Ini Rahasia Ariel Noah Sehingga Digandrungi Banyak Wanita, Armand Maulana Buka Rahasianya
***
Ayu Ting Ting dan Boy William Terhalang Agama
Ayu Ting Ting dan Boy William kembali akrab usai empat tahun lamanya tidak saling bertegur sapa.
Bahkan mereka menunjukan keakraban dengan membuat konten bareng di kanal YouTubenya masing-masing.
Dalam konten ini keduaya terlibat saling bertanya hingga akhirnya pertanyaan sampai pada tipe pasangan dan soal urusan asmara lainnya.
Dia bertanya perihal spesifikasi wanita idaman Boy William. Lalu tibalah pada moment dimana keduanya membahas soal pacaran beda agama.
"Kalau lu tanya gue peduli pacaran beda agama atau gak, gue gak peduli," kata Boy William.
Berita Terkait
-
Sudah Ogah Ucap Nama Dedi Mulyadi Saat Wawancara, Ambu Anne Ketahuan Pilih Panggil Pakai Sebutan Aneh Ini
-
Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (2): Tahun 1994 Berseloroh Jika Jadi Bupati
-
Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (3): Wakafkan Hidupnya untuk Masyarakat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa
-
9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan
-
Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi
-
Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus