Suara Denpasar - Kemelut rumah tangga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika belum juga menemukan titik terang.
Sejak mengajukan gugatan cerai kepada Dedi Mulyadi bulan lalu, sidang perceraian telah dilaksanakan dua kali tanpa kehadiran Dedi Mulyadi.
Adapun pada sidang perdana, kuasa hukum Dedi Mulyadi, Ojat Sudrajat, mengatakan bahwa kliennya tidak bisa menghadiri sidang perceraian lantaran ada tugas.
Ia mengaku dikirim Dedi Mulyadi sebagai perwakilan untuk menghadiri sidang perdana.
"Kebetulan beliau ada tugas, sehingga tidak bisa hadir dan kehadirannya diwakili oleh saya, selaku kuasa hukumnya," terang Ojat dikutip Suara Denpasar dari YouTube Jamper Channel, Sabtu, 22 Oktober 2022.
Rupanya, ketidakhadiran Dedi Mulyadi dalam sidang perdana ini membuat Anne Ratna Mustika tersulut emosinya.
Ia mengungkap sidang perdana berjalan lancar meskipun hanya sebatas pemeriksaan identitas saja.
Namun demikian, ada hal menarik saat Ambu Anne sapaan akrabnya diwawancarai oleh wartawan.
Ia seperti enggan menyebut nama Dedi Mulyadi, dan justru memilih menggunakan sebutan lain.
Baca Juga: Dear Batik Air, Saya Ari Lasso Mengetuk Hati Nurani Anda Mewakili Ribuan Keluhan
Tak mau lagi menyebut nama laki-laki yang menikahinya 19 tahun silam, Ambu Anne memilih memanggilnya dengan sebutan 'pihak yang satunya'
Hal itu nampak saat ia menjawab pertanyaan wartawan soal jalannya sidang perdana.
"Alhamdulillah persidangan pertama lancar, tadi baru pemeriksaan identitas saja. Itu dilakukan karena pihak yang satunya tidak hadir langsung, sehingga tidak bisa dilakukan agenda selanjutnya yaitu mediasi," ujar Ambu Anne.
Entah apa yang membuat Ambu Anne seakan tak ingin lagi menyebut nama Dedi Mulyadi.
Namun, ia begitu terlihat semakin kesal lantaran Dedi Mulyadi memilih meninggalkan sidang gugatan cerai karena kesibukannya sebagai anggota DPR RI.
Pun begitu juga saat Dedi Mulyadi kembali tak menghadiri sidang kedua yang dilaksanakan pada Kamis (19/102/2022), Ambu Anne nampak semakin kesal dengan tingkah Dedi Mulyadi.
Berita Terkait
-
Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (1): Santuni Anak Yatim Meski Makan Saja Susah
-
Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (2): Tahun 1994 Berseloroh Jika Jadi Bupati
-
Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (3): Wakafkan Hidupnya untuk Masyarakat
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Kekayaan Sekda Pekalongan Mohammad Yulian Akbar Terungkap Usai OTT KPK, Tembus Rp3 Miliar
-
Antisipasi Dampak Konflik AS-Iran, Prabowo Sedang Bangun 'Tameng Politik' Lewat Pertemuan di Istana?
-
Israel Serang Wilayah Sipil Tanpa Peringatan, Harga Gas Membara
-
Tanggal Merah Maret 2026 Ada Berapa? Ini Daftar Resminya Menurut SKB 3 Menteri
-
5 Seri iPhone yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
-
Drama Injury Time di JIS! Persija Jakarta Gagal Menang, Mauricio Souza Soroti Fokus dan Juara
-
Rumah Warga di Way Jepara Tersambar Petir Saat Buka Puasa, 4 Orang Terluka
-
Stok BBM Lebaran 2026 Dijamin Aman Pertamina Patra Niaga Cek Kesiapan Sarana dan Fasilitas
-
Nuanu Creative City di Bali Usung Konsep 'Kota 15 Menit', Semua Fasilitas Bisa Dijangkau Jalan Kaki
-
Makna Malam Lailatul Qadar: Malam Penuh Kemuliaan yang Dinanti Umat Islam