Suara Denpasar - Netizen mulai menyentil polah Dedi Mulyadi yang tidak hadir dalam beberapa kali sidang gugatan perceraian yang dilayangkan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne.
"Kok bapak gak hadir sidang, padahal kalau menyempatkan hadir bisa membahagiakan istri, tetapi yang terjadi tetap tidak hadir. Bahagiakan dulu orang terdekat biar seimbang," tulis akun @yunalis_butik.
Ini dipertanyakan netizen yang gemes melihat kekehnya Kang Dedi akan prinsip hidupnya.
Komen itu merupakan respons terhadap foto keluarga di akun Instagram Kang Dedi, Minggu (23/10/2022). Dia tampak merangkul kedua anak lakinya dengan pakaian serba putih.
"Ingatlah anak-anakku. Jika kebahagiaan yang kalian cari adalah untuk diri sendiri, maka itu bukan kebahagiaan, itu egoisme.
Kebahagiaan adalah saat orang lain bahagia karena kehadiran kita," demikian tulisnya dalam caption foto yang ramai mendapat komentar warganet.
Rabu (19/10/2022), lagi-lagi Kang Dedi tidak hadir dalam sidang di Pengadilan Agama (PA) Purwakarta.
Rahmat Setiadi, kakak kandung Ambu Anne menyatakan bahwa niat melayangkan gugatan cerai ini sudah mulai dipikirkan sejak enam tahun lalu. Demikian, itu dicegah oleh almarhum ayah mereka.
Kini niat perceraian sudah bulan, dan kini langkah Ambu Anne didukung oleh anak dan keluarga besar.
Baca Juga: Unggah Foto Bareng Anak, Dedi Mulyadi Singgung Egoisme, Soal Perceraian ?
"Udah lama, pas masih almarhum bapak itu masih ada, kita coba sabarkan. Jadi almarhum itu, 2016 meminta sabar kepada Ambu. Jadi sekitar 6 tahun waktu yang kami untuk bersabar. Jadi ini puncaknya," jelas dia.
"Karena memang musyawarah yang kita lakukan di tingkat keluarga, anaknya sendiri merestui. Keluarga merestui dan mendukung penuh segala keputusan yang diambil Anne," imbuhnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!