Suara Denpasar-Gugatan cerai yang dilayangkan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne kepada Dedi Mulyadi masih berproses di pengadilan. Rabu (19/10/2022), Dedi Mulyadi tidak menghadiri sidang kedua di Pengadilan Agama Purwakarta.
Niat Ambu Anne menggugat cerai Dedi Mulyadi sendiri ternyata sudah sejak lama. Bahkan keputusannya itu juga sudah direstui pihak keluarganya. Termasuk juga anak-anak mereka.
Sebagaimana diungkap oleh Rahmat Setiadi yang merupakan kakak dari Ambu Anne. Menurutnya, niat menggugat cerait Dedi Mulyadi sudah ada sejak enak tahun lalu.
Namun saat itu, almarhum ayah mereka memberikan peneguhan kepada Ambu Anne untuk tetap sabar dan kuat dan jangan mengambil keputusan bercerai.
Keluarga besar mereka pun sudah mengetahui adanya prahara rumah tangga yang sudah berlangsung lama it.
"Udah lama, pas masih almarhum bapak itu masih ada, kita coba sabarkan. Jadi almarhum itu, 2016 meminta sabar kepada Ambu. Jadi sekitar 6 tahun waktu yang kami untuk bersabar. Jadi ini puncaknya," ujar Rahmat Setiadi.
Rahmat Setiadi menyebut jika kali ini keputusan Ambu Anne sudah matang dan final. Bahkan tak ada lagi keraguan dalam mengambil keputusan bercerai ini.
"Keputusan Ambu untuk gugatan ini sudah final, sudah seratus persen lah. Jadi nggak ada keraguan sama sekali," lanjutnya.
Bahkan, sebelum adanya keputusan ini, sudah ada musyawarah terlebih dahulu. Hal itu melibatkan keluarga Anne Ambu. Tak terkecuali anak-anaknya yang jiga ikut memberikan persetujuan.
Baca Juga: Dibalik Rajinnya Anne Ratna Hadiri Sidang Gugatan Cerai Kang Dedi, Keluarga Besar Mendukungnya
"Karena memang musyawarah yang kita lakukan di tingkat keluarga, anaknya sendiri merestui. Keluarga merestui dan mendukung penuh segala keputusan yang diambil Anne," tandas Rahmat.
Berita Terkait
-
Dibalik Rajinnya Anne Ratna Hadiri Sidang Gugatan Cerai Kang Dedi, Keluarga Besar Mendukungnya
-
Sudah Ogah Ucap Nama Dedi Mulyadi Saat Wawancara, Ambu Anne Ketahuan Pilih Panggil Pakai Sebutan Aneh Ini
-
Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (3): Wakafkan Hidupnya untuk Masyarakat
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah