Suara Denpasar- Keluarga besar Anne Ratna disebut mendukung penuh keputusannya untuk menggugat cerai Dedi Mulyadi atau biasa dipanggil Kang Dedi ini.
Bahkan disebutkan jika niat untuk mengakhiri hubungan rumah tangga itu sudah terjadi sejak 2016 atau 6 tahun lalu.
Namun saat itu keluarga besar memintanya untuk bersabar dan mencoba menjalin ikatan rumah tangga.
Hanya saja setelah enam tahun berjalan, Anne Ratna sepertinya sudah tidak bisa bersabar lagi sehingga memutuskan untuk menggugat Kang Dedi ke Pengadilan Agama Purwakarta.
Gugatan ini sudah terdaftar sejak 19 September 2022, hingga pada 5 Oktober digelar sidang gugatan perceraian perdana.
Sidang berlanjut kemudian pada 19 Oktober 2022 lalu, hanya saja di dua sidang ini Kang Dedi tidak hadir.
Anggota DPR RI itu selalu diwakili oleh pengacara setiap menghadiri sidang gugatan perceraian tersebut.
Hal berbeda dilakukan oleh Anne Ratna yang selalu hadir dalam sidang tersebut.
Tekad untuk segera mengakhiri hubungan itu ditunjukkan Anne Ratna dengan selalu menghadiri sidang ini.
Di balik itu semua kini juga terjawab lantaran gugatan perceraian ini sudah mendapatkan dukungan dari keluarga besar termasuk anak.
Kondisi ini berbeda dengan Kang Dedi yang tidak pernah menghadiri sidang gugatan perceraian tersebut, setidaknya sampai dua kali sidang.
Dikutip dari berbagai sumber, kakak kandung Ambu Anne, Rahmat Setiadi mengungkap adiknya sudah bersabar menghadapi Dedi Mulyadi dalam 6 tahun belakangan ini.
"Sudah lama, pas masih almarhum bapak itu masih ada, kita coba sabar. Jadi almarhum itu 2016 meminta sabar kepada Ambu. Jadi sekitar 6 tahun waktu yang kami untuk bersabar jadi ini puncaknya," kata Rahmat.
Dia menyebut kini keputusan Ambu Anne mengajukan gugatan cerai itu sudah final dan tidak ada keraguan sama sekali.
"Sudah seratus persen lah. Jadi nggak ada keraguan sama sekali," terang dia.
Berita Terkait
-
Sudah Ogah Ucap Nama Dedi Mulyadi Saat Wawancara, Ambu Anne Ketahuan Pilih Panggil Pakai Sebutan Aneh Ini
-
Sosok Kang Dedi Mulyadi di Mata Om Zein, Kawan sejak Mahasiswa (3): Wakafkan Hidupnya untuk Masyarakat
-
Jawab Kritikan, Bupati Ambu Anne Sebut 300 Rumah Tak Layak Huni di Purwakarta Dibantu Perbaikan
-
Pantas Mantap Gugat Cerai, Ambu Anne Ternyata Sudah Ngempet 6 Tahun Hadapi Dedi Mulyadi, Alasannya Karena Orang Ini
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral
-
Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim
-
Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu
-
Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan
-
Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI