Suara Denpasar-Dulunya, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau dikenal Kak Seto mati-matian melindungi anak dari Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Hal itu saat kasus dugaan pembunuhan terhadap brigadir J terkuak ke permukaan.
Kini Kak Seto seperti diprank oleh Putri Candrawathi. Hal itu terkait status anak bungsu balita Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang masih berusia 1,5 tahun. Saat itu dimana Putri Candrawathi tak ditahan dengan alasan masih merawat balita.
Hal itu juga menarik perhatian Kak Seto yang saat itu ikut meminta Bareskrim Polri agar Putri Candrawathi dan balitanya mendapatkan perlindungan. Hal itu sebagai bentuk memenuhi hak anak.
Namun, di pengadilan kini terkuak. Ternyata balita yang dimaksud bukanlah anak kandung dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Itu adalah anak hasil adposi.
Terkait hal itu, Kak Seto mengakui jika dirinya tak mengetahui fakta itu.
“Saya memang tidak mengetahui hal tersebut (anak bontot Putri ternyata bukan anak kandung),“ ujar Kak Seto dilansir dari kanal Youtube AR Media pada 3 November 2022.
Fakta itu terkuak dalam persidangan. Dimana dalam persidangan, salah satu ajudan Putri Candrawathi, Daden, menyebut anak terakhir Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merupakan anak angkat atau anak adopsi.
Sementara itu, berbeda jauh dengan keterangan asisten rumah tangga bernama Susi. Wanita itu membuat kesaksian yang diduga palsu di hadapan sidang.
ART keluarga Ferdy Sambo itu menyebut jika itu adalah anak kandung dari Ferdy Sambo. Namun, hakim terus mendesaknya dan menyatakan jika saksi Susi diduga memberikan sejumlah keterangan yang palsu.
Namun, akhirnya Susi mau mengakuinya. Dia akhirnya mengakui jika anak tersebut adalah anak hasil adopsi.
Sumber: Youtube AR Media
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting