Suara Denpasar - Rocky Gerung Pengamat Politik yang dikenal sebagai sosok yang selalu beroposisi dengan pemerintah itu menilai sistem politik Indonesia bersifat feodal. Ia menilai sistem demokrasi dan republik telah berubah menjadi semi kerajaan.
Dalam wawancara yang dilakukan wartawan senior Hersubeno Arief, mantan dosen Ilmu Filsafat Universitas Indonesia itu mengatakan semua ketua-ketua partai telah menyerahkan kepala mereka untuk diatur oleh Presiden.
Sebelumnya Hersubeno Arief meminta pendapat Rocky Gerung tentang keputusan Mahkamah Konstitusi yang membolehkan menteri mencalonkan diri sebagai presiden tanpa harus mundur dari jabatan.
Rocky Gerung menganggap keputususan Mahkamah Konstitusi itu telah membuat semua partai bergantung pada Jokowi.
"Ngapain mereka capai-capai bikin partai kalau akhirnya minta diatur oleh kepala negara, kan dalam sistem demokrasi justru partai yang mendahului kedudukan istimewa presiden, karena kalau gak ada partai gak ada gunanya kita berdemokrasi," kata Rocky dalam akun Youtube Rocky Gerung Official.
Selanjutnya Rocky mengatakan kemuliaan dan kemewahan demokrasi telah ditenggelamkan oleh ketua-ketua partai itu sendiri . Ia mengatakan partai-partai mestinya merasa bahwa kedudukan partai setara dengan Presiden.
"Tapi kalau ketua-ketua partai masih mengemis pada Presiden artinya moralnya dimana, atau otonominya di mana, atau pride-nya di mana, atau martabatnya di mana sebagai partai, jadi itu yang membuat kita antara bingung dan jijik sebetulnya," ujar Rocky.
Hersubeno Arief kemudian mengatakan keputusan Mahkamah Konstitusi yang membolehkan menteri untuk nyapres tanpa mundur sangat membingungkan. Hal ini dikarenakan undang-undang pemilu sudah mengatur, jangankan menteri seorang komisaris BUMN saja bahkan tidak boleh menjadi tim sukses, ini yang mau nyapres malah boleh.
"Jadi ini bagaimana?" kata Hersubeno Arief.
Baca Juga: Soal Orang Ketiga dalam Gugat Cerai Kang Dedi Mulyadi, Ambu Anne Beri Jawaban Menohok
Menanggapi hal itu Rocky Gerung menilai ada pertimbangan presiden terkait keputusan Mahkamah Konstitusi itu.
"Pasti ada pertimbangan presiden, gimana kalau para menterinya mundur, ya, kabinetnya bubar," ucap Rocky.
Melihat situasi politik menjelang pemilu 2024 yang menurut dia kacau, Rocky pun mengatakan, "satu-satunya yang teratur di negeri ini adalah kekacauan, itu yang teratur." (*/Aryo)
Tag
Berita Terkait
-
Golkar dan PAN Terancam Pecah Kongsi, Zulhas Ingin Usung Ganjar-Ridwan Kamil di Pilpres 2024
-
Rumor Power Megawati Menurun, Lagi-lagi Hasto Ingatkan Kader soal Capres
-
Heboh Dede Budhyarto "Khilafuck", Rocky Gerung: Kalo Ikut Sumpah Pemuda Bisa Ditempeleng Kunyuk Ini
-
Dampingi Prabowo? Cak Imin Bisa Tersandung "Kardus Durian" dan Keluarga Gus Dur
-
Dukung Ganjar Pranowo, FX Hadi Rudyatmo Disanksi Peringatan Keras: Begini Jawabnya....
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!
-
5 Pemain Keturunan Siap Bela Timnas Indonesia, Tinggal Naturalisasi
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
5 Mobil yang Tampilannya Di-Bully Tapi Menang Fungsi
-
Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto, Apa Itu?
-
Aksi HOA Malam Nanti di Jakarta, Intim tapi Bakal Meledak-ledak
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang