Suara Denpasar - Muhaimin Iskandar atau biasa akrab disapa Cak Imin digadang-gadangi akan menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada pemilu 2024 nanti.
Kabar ini menyusul dengan makin eratnya komunikasi antara Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
Dimana Prabowo sendiri sudah memastikan akan maju sebagai capres dan Cak Imin sebagai cawapresnya, dimana pengumuman pasangan calon koalisi dua partai itu tinggal menunggu pengumuman.
Di bagian lain pengamat psikologi politik Rocky Gerung jika pasangan itu benar akan dideklarasikan, tentu yang akan menghambat langkah Prabowo adalah Cak Imin. Sebab, ada dua "dosa besar" tokoh muda itu yang belum terselesaikan.
Pertama tentu konflik dengan keluarga pendiri PKB, Gus Dur. Di mana Cak Imin masih di cap sebagai seorang pengkhianat.
"Yenny (Wahid) berupaya menerangkan bahwa Muhaimin itu dari awal berkhianat. Suara Yenny tuh jelas, ada poinnya tuh," kata Rocky dikutip denpasar.suara.com dari kanal Youtubenya, Kamis (27/10/2022).
Hal ini tentu perlu untuk dilakukan langkah rekonsiliasi sehingga tidak ada pengurangan atau malah pengembosan suara PKB.
Selain itu Cak Imin juga sempat tersandung kasus "kardus durian" ketika menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun 2011 di era Presiden SBY.
Cak Imin disebut-sebut menerima Rp 1,5 miliar di kardus durian, namun semua itu dibantahnya. "Pak Muhaimin juga masih ada kasus yang filenya udah di bawah sih berada di KPK.
Baca Juga: PDIP Tak Akan Usung Puan Maharani, Prediksi Hard Gumay Soal Capres 2024
Tetapi, orang tetap menganggap kasusnya masih ada lho," sebut Rocky Gerung.
Pada kasus kardus durian KPK pada Maret 2022 mengaku akan kembali membuka dokumen tersebut.
Yakni Sesditjen P2KT I Nyoman Suisnaya, Kepala Bagian Program Evaluasi dan Pelaporan Dadong Irbarelawan, dan kuasa direksi PT Alam Jaya Papua Dharnawati. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cara Cek NISN Online untuk SPMB 2026, Awas Jangan Sampai Salah
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Cara Mengatur Keuangan Setelah Lebaran Agar Tidak Makan Mie Instan
-
Meta Hapus 159 Juta Iklan Penipuan dan 150 Ribu Akun Scam, Kolaborasi dengan Polri
-
Panduan Jika Tertinggal Salat Idulfitri, Ketahui agar Tidak Panik saat Terlambat Datang
-
Spirit Inklusivitas Ramadan, Khofifah Gelar Khotmil Qur'an Bersama Perangkat Daerah & Komunitas Tuli
-
Usai 7 Tahun Vakum, Son Dam Bi Siap Comeback Akting Lewat Drama Pendek Baru
-
Antara Hidup dan Mati di Yahukimo: Kepulangan Pilu Lima Warga Sumedang yang Terjebak Janji Palsu