Suara Denpasar- Dedi Mulyadi atau yang biasa dipanggil Kang Dedi Mulyadi menegaskan jika dirinya bukan tipe pria yang mau menerima harta waris dari orangtua maupun dari mertua.
Hal ini dikatakan Kang Dedi saat berkunjung ke rumah kontrakan pertamnya saat masih bersama istri pertamanya Sri Mulyawati.
Di rumah kontrakan ini pasangan yang tengah berbahagia saat itu menghabiskan hari-harinya usai menikah.
Di rumah kontrakan ini pula cikal bakal lahirnya putra pertama mereka yakni Maula Akbar.
Hanya saja selang tiga bulan setelah putranya lahir ini, perempuan yang biasa dipanggil Sri ini meninggal dunia.
Untuk mengenang perjuangan itu, Kang Dedi Mulyadi kemarin mengajak Maula Akbar mengunjungi rumah kontrakan pertama tersebut.
Saat kunjungannya itu dia menegaskan jika bukan tipe pria yang menerima harta waris orangtua, termasuk juga dari mertua.
"Ini rumah pertama yang dikonrak waktu AA (maula Akbar) belum ada, pertama kali saya nikah, pagi nikah jam 10, jam 2 sore ibunya AA sudah dibawa kesini, saya tidak pernah tidur di rumah mertua," jelasnya dilansir dari akun youtube Dedi Mulyadi Channel, Kamis (10/11/2022).
"Lebih baik ngontrak tapi biaya hidup sendiri, daripada rumah bagus punya orang lain itu prinsip hidup saya dari dulu," jelasnya di hadapan putranya Maula Akbar seolah memberi pesan dan disampaikan cukup serius.
Baca Juga: Raut Kesedihan Sule, Adzam Lupa Ayahnya
"Gak pernah mau bergantung pada siapapun, dan tidak ada di otak saya itu ngewaris menerima harta dari orangtua atau dari mertua tidak ada di rumus saya, saya gak mau itu, apapun yang saya raih harus hasil keringat sendiri bukan pemberian orang lain," jelasnya.
Sementara itu rumah kontrakan pertamanya ini sudah dihuni oleh orang lain. Si pemilik kontrakan juga disebut sudah meninggal.
"Ini sekarang rumah siapa, dulu rumah pak Widodo, saya dulu tinggal di sini, tahun 1998 tinggal sini,," jelas Kang Dedi kepada penghuni rumah kontrakan tersebut. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa