(Sebuah Catatan Kecil Bupati Purwakarta)
"Keliling kampung dan menyapa warga adalah kebiasaan saya sejak dulu, bahkan semenjak saya menjadi Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta, tak jarang saya menginap di rumah warga"
Itu sekitar 15 Tahun lalu, dimana saya bukan siapa-siapa sama seperti hari ini saya masih tetap bukan siapa-siapa. 15 Tahun lalu sama sekali tak terbayang sedikitpun tentang apa yang disebut pencitraan, bahkan terfikir mencalonkan diri pada jabatan apapun tidak sama sekali.
Zaman itu tak ada media sosial, kita tak mengenal Facebook, Instagram, twitter dan lain sebagainya. Lalu bagaimana mungkin kebiasaan dan hobi saya disebut pencitraan?
Tetapi dapat difahami karena dinamika politik saat ini berpadu dengan kemajuan teknologi serta kebiasaan para pejabat yang memang sengaja mengekspose segala ragam kegiatannya dengan tujuan salah-satunya untuk dikenal dan mungkin sebagian diantaranya ada hasrat ingin dipuji.
Beribu maaf saya katakan tidak untuk diri saya, saya sepenuhnya sadar dan mengakui bahwa segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Sama sekali tidak menjadi masalah tentang penilaian publik atas apa yang saya lakukan selama ini, tentang kebiasaan, tentang hobi dan kebutuhan saya sebagai pemimpin untuk selalu merasa dekat dengan rakyat, bukan hanya dekat tetapi kebutuhan saya adalah untuk dapat selalu hadir di tengah-tengah mereka.
Mendengar keluh kesah mereka, mendengar curhatan mereka dan berupaya membantu mencarikan solusi serta menyerap berbagai aspirasi mereka.
Sungguh indah hidup ini jika senantiasa dapat berada ditengah mereka. Karena sejatinya saya memahami dan menyadari bahwa saya tiada beda dengan mereka.
Baca Juga: Aspal Baru depan Rumah Calon Besan Jokowi, Jelang Pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono
Adapun apa yang diamanahkan Allah kepada saya sebagai Bupati Purwakarta, hanya sebagai sebuah upaya untuk berbakti kepada masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang dibuat Pemerintah Daerah.
Saya sama sekali tidak terganggu dengan berbagai tuduhan, isu bahkan fitnah sekalipun, mengenai apa yang selama ini saya kerjakan sebagai salah satu tugas saya sebagai pemimpin yang orang kemudian menilainya sebagai sebuah pencitraan, saya tidak masalah.
Faktanya, alhamdulillah dalam catatan saya tidak kurang dari 1.000 anak di Jawa Barat yang berubah nasibnya karena kehendak Allah dan mungkin, mungkin saya adalah salah satu perantara yang dipercaya-Nya.
Sekali lagi, kebahagiaan saya adalah berbahagia ketika melihat saudara-saudara saya berbahagia. Lalu sebagai konsekwensi seorang pemimpin daerah, jika suatu saat pada suatu kesempatan diri saya harus berkorban dan dikorbankan untuk kepentingan rakyat banyak, saya adalah pemimpin yang siap untuk itu.
Hari ini, saya disebut-sebut sebagai salah satu bakal calon Gubernur Jawa Barat, mohon digaris bawahi bahwa yang menyebutkan demikian adalah bukan saya secara pribadi namun media dan mungkin juga publik secara umum.
Sampai hari ini saya tidak pernah mendeklarasikan apapun tentang itu. Biarkan publik yang menilai, biarlah nanti Partai yang menentukan tentang itu, lebih jauhnya lagi semua telah tertulis dalam buku taqdir saya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Dikurung sebab Berbahaya, Dicintai sebab Berbeda: Juliette dalam Shatter Me
-
Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
-
7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya
-
Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja
-
Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z
-
Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
-
Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan