/
Minggu, 13 November 2022 | 10:17 WIB
Ilustrasi G20 (Instagram)

Suara Denpasar - Baba Vanga memang sudah meninggal lama. Demikian, peramal buta asal Bulgaria tersebut banyak menyisakan ramalan-ramalan yang belum terjawab.

Nah, ketika KTT G20 yang puncaknya akan berlangsung di Bali pada tanggal 15-16 November 2022.

Banyak yang kembali teringat soal ramalan Baba Vanga. Apalagi, KTT itu juga mengusung soal perubahan iklim.

Berikut beberapa ramalan Baba Vanga yang selama ini dikenal akurat sampai 85 persen mendekati kenyataan yang dikumpulkan denpasar.suara.com dari berbagai sumber.

Dia pernah Brexit, 9/11, kebangkitan ISIS dan tsunami yang melanda Aceh tahun 2004. Karena ramalannya yang terbilang akurat dia dijuluki Nostradamus dari Balkan.

Bahkan terkait soal perubahan iklim yang juga menjadi topik pembahasan dalam G20. Sebab, cenayang buta itu menyatakan 2033 hingga 2045 es di kutub akan mencair akibat perubahan iklim dan komunitas Muslim makin mendapat tempat di Eropa serta ekonomi dunia terus membaik.

Dia juga meramal akan ada teknologi kloning. Bahkan akan ada mahluk setengah manusia setengah hewan. 

Dikutip dari Mirror.co.uk, manusia di Bumi nantinya juga akan memiliki koloni di planet lain. Salah satunya adalah mars. Bahkan dikabarkan akan terjadi perang karena pihak Mars menuntut kemerdekaan.

Selain jauh di masa depan. Dia juga meramalkan sosok Vladimir Putin dan Donald Trump. Dia bahkan mengatakan hasil penerawangannya bahwa Rusia akan menjadi satu-satunya negara adidaya. Tentu akan banyak korban jiwa yang berjatuhan.

Baca Juga: Sukseskan KTT G20, Persembahyangan di Pura Prapat Nunggal Ditiadakan: Begini Respons Warganet

"Tidak ada yang bisa menghentikan Rusia. Semua akan disingkirkan olehnya dari jalan dan tidak hanya akan dijaga, tetapi juga menjadi penguasa dunia," terang dia saat itu.

Sedangkan Donald Trump akan jatuh sakit dengan penyakit misterius, membuatnya tuli dan menderita trauma otak. Begitulah sekelumit ramalan Baba Vanga yang belakangan banyak dicari warganet. ***

Load More