Suara Denpasar - Indra Tarigan menuding Nikita Mirzani bangkrut setelah diranah di Rutan Kelas II B, Serang, Banten.
Bahkan kata pengacara yang juga musuh bebuyutan Nyai, sebutan akrab Nikita Mirzani. Artis penuh kontroversi tersebut sudah tidak punya uang lagi.
Bahkan, kabar yang dia terima Nikita Mirzani sampai menjual televisi dirumahnya. "Televisinya dibeli Rp 48 juta.
Pas dia pergi ke tahanan dijual Rp 12 juta," klaim Indra Tarigan dikutip denpasar.suara.com dari YouTube @ Starpro Indonesia.
Ada lagi tudingan terkait kabar Nikita Mirzani yang disebut pengacara itu memiliki hutang di warung sebagai tanda ekonominya sudah mulai merosot. Hutang itu berupa garam, sayur, dan Royco.
Jika ditotal jumlahnya mencapai Rp 2 juta dan saat ditagih Nikita Mirzani malah ngamuk. Informasi itu didapat Indra Tarigan karena kebetulan pemilik warung satu kampung denganya.
Terkait tudingan ekonomi Nikita Mirzani yang karut-marut pasca masuk penjara di bantah admin akun Instagramnya. Dia menjelaskan semua berita yang beredar itu adalah hoax.
"Beberapa hari yang lalu muncul nih berita hoaks seperti ini. Katanya kak Niki jual TV di rumahnya, terus dia utang ke warung.
Terus di rumah ini pakai royco. Nih aku mau kasih tahu ya TV di rumah kak Niki," begitu sebut Admin media sosial Nikita Mirzani.
Baca Juga: WOW! Body Inul Bikin Lelaki Meleleh
Bahkan dia menunjukan banyak televisi yang ada di beberapa ruang kediaman artis seksi penuh kontroversi tersebut. "Ini TV keeenam ya guys. Jadi kata siap TV kak Niki dijualin semua?" sentil dia. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta