Suara Denpasar-Rumah tangga Kang Dedi Mulyadi bersama Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika saat ini sedang di ujung tanduk. Hal itu setelah wanita yang akrab disapa Ambu Anne itu mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Purwakarta.
Selasa (15/11/2022), Kang Dedi Mulyadi sepertinya masih kebingungan soal alasan sang istri mengajukan gugatan cerai. Melalui sebuah video di akun instagramnya @dedimulyadi71, dia mengutarakan rasa bingungnya itu.
"Apa sih yang kita pikirkan hari ini?. Apa sih yang kita ributkan hari ini?. Apa ya?. Makan cukup, Kekayaan cukup, buat anak2 cukup. Kalau hanya nguliahin sampe S3 bisa, jadi profesor bisa, anak2 sehat, lucu-lucu lagi," katanya dalam video berdurasi dua menit lebih itu.
Kang Dedi lalu menceritakan sejumlah anaknya yang kini sedang dalam masa pertumbuhan dan sedang berproses. Mukai dari yang sulung hingga si bungsu Nyi Hyang Sukma Ayu.
Menurutnya, sebagai seorang ayah, dirinya telah bertanggung jawab terhadap pertumbuhan anak-anaknya. Mulai dari merawat hingga membiayai pendidikan mereka. Bahkan dia mengaku menyayangi putri bungsunya seperti seorang ibu, lebih dari statusnya sebagai seorang ayah.
Dedi Mulyadi kemudian menyinggung pekerjaannya sebagai anggota DPR RI dan sang istri yang kini menjabat sebagai Bupati Purwakarta. "Dan kemudian, kita siapa sih hari ini?. Anggota DPR saya, ibunya Nyi Hyang Itu bupati. Terus saya anggota DPR Makannya dah cukup, minumnya dah cukup. Lebih, malah sudah banyak dikurangi," ujarnya.
Dia lalu menyebut, jika sebagai bupati Anne Ratna Mustika telah dijamin hidupnya oleh negara. Semuanya ditanggung. Bahkan hingga kebutuhan sandang pangan dan papan.
"Ambu ibu bupati, susah segala ditanggung, oleh negara. Makan ada buaya tumah tangga. Baju ada anggarannya, BBM ada anggarannya sopir dibayari negara. Pembantu dibayari negara, yang jaga rumah dinas dibayari oleh negara. Ada uang perjalanan dinasnya. Tiap bulan ada honorariumnya, beras sudah disiapkan, minyak goreng sudah disiapkan, semuanya sudah disiapkan oleh negara," tambahnya.
Dia lalu menyentil, perihal apalagi yang ditakutkan Anne Ratna Mustika di masa depan. Padahal semuanya telah terpenuhi.
"Terus kemudian untuk kita kehidupan kedepan, apa gak yakin terhadap apa yang dimiliki hari ini?. Masih takut kurang? Masih takut kita tidak makan?. Kan urusan ekonomi keuangan sudah gak ada Masalah. Terus yang berproblem siapa?. Terus yang berproblem itu ternyata rakyat yang kita wakili," pungkas Kang Dedi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 Fakta Kecelakaan Bus ALS di Muratara yang Tewaskan 16 Orang
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Shafeea Jadi Korban Bully, Ahmad Dhani Singgung IQ Netizen Indonesia yang Rendah
-
Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
Dukung Kesejahteraan Pesisir, BRI Medan Salurkan Bantuan Sembako di Sabang
-
Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Melihat Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe