Suara Denpasar – Dedi Mulyadi merasa dibohongi oleh dua orang perempuan lantaran janjinya tidak ditepati, padahal sehari sebelumnya sudah janji tidak keluar malam.
Perempuan yang membohongi Kang Dedi Mulyadi ini adalah dua pekerja seks komersil (PSK) yang sering nongkrong di pinggir jalan.
Awalnya dua hari lalu Kang Dedi Mulyadi mendatangi para pekerja seks tersebut dan memberinya sejumlah uang agar tidak lagi mangkal di jalan.
Tujuannya, agar para PSK tersebut bisa mandiri dengan berdagang atau usaha kecil-kecilan dan bisa menghindarkan mereka dari kerja menjual diri tersebut.
Namun selang dua hari setelah itu, dua perempuan ini ditemukan masih kerja di pinggir jalan menawarkan diri kepada para pria hidung belang.
"Katanya mau istirahat, katanya janji sama saya, katanya janji istirahat dulu, gak mau nongkrong, kita sudah mau bantu jangan keluar dulu, istirahat dulu, kan untuk makan sudah ada, kemarin sudah dikasih, syukur-syukur pakai modal, la ini baru sehari sudah keluar lagi," kata Kang Dedi Mulyadi seperti yang dia unggah di akun KDM Channel, dikutip pada Selasa (15/11/2022).
Dua perempuan ini mengaku sudah jualan, namun tetap keluar untuk beli makan saja.
Namun pengakuan itu membuat Kang Dedi Mulyadi tidak percaya lantaran keduanya sudah dandan seperti sedang mangkal.
"Kemarin bilang mau jualan sayur, tetehnya bohong sama kita. Pokoknya saya mulai besok kalau ada lagi diangkut, sudah dikasih solusi tetap membandel, besok gak ada lagi, saya mau minta Satpol PP," jelas anggota DPR RI dari Komisi IV ini.
Suami dari Bupati Puwakarta Anne Ratna ini akan memanggil Satpol PP jika di kemudian hari masih menemukan para pekerja tersebut nongkrong di sana.
Pasalnya sebelumnya dua perempuan ini sudah diberikan solusi modal usaha agar tidak berkecimpung di dunia malam lagi.
"Di sini gak boleh nongkrong-nongkrong lagi, karena kita sudah ngasih solusi tapi teteh tetap bandel. Saya minta Satpol PP operasi, istirahat lah ini buat kesehatan juga," ulasnya. ***
Berita Terkait
-
Jawaban KDM kepada Istrinya Anne Ratna Soal Tak Dinafkahi, Dedi: Semua Berkecukupan, Yang Problem adalah Rakyat yang Kita Wakilkan
-
Tak Direstui Zodiak, Kang Dedi Mulyadi Diceraikan Anne Ratna Mustika, Karakter Mereka Ternyata Bertolak Belakang, Kok Bisa?
-
Karakter Anne Ratna Mustika Menurut Zodiak, Apakah Mirip Aslinya?
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta