/
Kamis, 17 November 2022 | 07:44 WIB
Disebut Provokator G20 oleh Akun Bodong, Ketua BEM Universitas Udayana Buka Suara (Antara)

Suara Denpasar - Nama Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Pemerintahan Mahasiswa (BEM PM) Universitas Udayana Darryl Dwi Putra sempat menjadi trending di twitter. Dia dituding sebagai provokator G20 di Bali.

Menanggapi itu, dia mengaku cukup kaget, sebab pada siang hari namanya tiba-tiba ramai di media sosial.

"Dan memang saya duga akun-akun bodong, cuma memang awalnya muncul ketika saya membuat kisah Instagram untuk mempertanyakan terkait ruang demokrasi yang dipersempit selama G20," kata Darryl dikutip dari Antara, Kamis (17/11/2022).

Dia menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan provokasi karena tidak pernah ada pernyataan penolakan G20, seperti yag dituduhkan.

Terkait G20, sikapnya adalah mengkritisi bagaimana pelaksanaan dan G20 tersebut

"Iya memang saya tidak pernah menyebutkan saya mendukung atau menolak, tapi saya memang mengkritisi bagaimana ketika G20 ini berjalan, apa-apa saja yang menjadi permasalahan," kata dia.

Dia mengkritisi terkait adanya pembubaran kelompok mahasiswa yang hendak melakukan diskusi di Gedung Media Center Universitas Udayana pada Senin (14/11) lalu.  

Unggahan dia di instagram yang ramai adalah ketika memposting memeprtanyakan ruang demokrasi yang dipersempit.

Unggahannya kemudian diunggah ulang Bangsa Mahasiswa dan menjadi ramai. Tak lama kemudian, unggahan tersebut lenyap dengan sendirinya.

Baca Juga: Sunan Kalijaga Kena Covid Delta 15 Hari, Bukan HIV/AIDS

"Saya ingin memantik forum diskusi makanya saya juga meletakkan kolom pertanyaan di sana," ujarnya meluruskan.

Dia menambahkan terkait G20 yang selesai digelar, harapannya adalah kesepakatan dan janji dalam forum tersebut berpihak kepada masyarakat.

Load More