Suara Denpasar - Vocalis Navicula, I Gede Robi Supriyanto atau dikenal dengan panggilan Robi Navicula berharap kepada para netizen 62 tidak hanya heboh dengan berita dua warga Inggris yang diduga menghina tenun Bali di ajang KTT G20.
Robi dalam unggahan Instagramnya mengatakan netizen 62 juga heboh ketika berbagai kasus, terutama lingkungan sedang di eksploitasi.
"Berharap netizen 62 bisa seheboh ini saat hutan di Sumatera, Kalimantan, dan Papua dibabat, KPK digembosi, masyarakat adat yang tergusur mempertahankan ruang hidup mereka," tulis Robi dalam caption Instagramnya pada Kamis (17/11/2022).
Selain itu, Robi juga berharap netizen 62 heboh juga dengan, energi kotor menjadi polutan dan banyak meracuni warga, hasil laut dicuri asing, ketergantungan kebutuhan pokok pada import, lautan dan sungai kita dicemari sampah plastik dan merkuri.
Selanjutnya heboh dengan akses kesehatan dan pendidikan yang kurang adil, akses air bersih, utk harkat hidup org banyak, dikuasai privat sektor, konsep pariwisata Alam dan Budaya yg berubah jadi mass-tourism, yg justru bikin alam/budaya hancur.
Juga, keanekaragaman hayati yang menjadi nation branding asli kita punah dengan cepat, suhu air laut naik yg membunuh ekosistem dan terumbu karang, Kedaulatan pangan terancam karena profesi petani kurang dukungan.
Robi juga meminta netizen heboh dengan 4 dari 10 anak Indonesia stunting karena karbohidrat dan gula ( dan micin:) mendominasi pasar dan masa depan anak-anak kita suram karena bencana ekologis akibat krisis iklim, akibat desain pembangunan yang tak ramah lingkungan
"Tapi yaa sudahlah, Skala prioritas orang emang beda-beda," ujar pria yang lahir pada 7 April 1979.
Diketahui, selain menjadi musisi yang fokus pada isu lingkungan hidup, pria yang berasal dari Bali ini dan menjadi vokalis dan gitaris sekaligus pendiri grup musik grunge Naviculajuga aktif menjadi seorang aktivis lingkungan.
Baca Juga: Kamu Nanya? Kamu Bertanya-tanya Mengapa Cita Citata Tak Pernah Nyanyi Dangdut Lagi? Ini Jawabannya
Robi terlibat dalam gerakan-gerakan aktivisme sosial dan lingkungan. Ia merupakan seorang petani yang bergerak dalam pertanian organik.
Robi mewakili Indonesia dalam ajang Asia 21 Young Leader yang diselenggarakan oleh Asia Society pada tahun 2016 untuk membahas aktivitasnya di bidang pertanian organik. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Debut John Herdman di Timnas Indonesia, GBK Diprediksi Membara
-
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Tiba, Catat 3 Tanggal Aman Bebas Macet Ini
-
Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran
-
Beralih ke Dunia Akting, Gahyun Dreamcatcher Gunakan Nama Baru Lee Seo Yul
-
Honor MagicPad 4: Tablet Tipis Super Premium yang Siap Gantikan Laptop
-
Eks Suami Cucu Mpok Nori Sempat Ancam Bunuh Diri Gegara Ogah Pisah
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Area Rumah yang Harus Diperiksa Usai Mudik Lebaran Agar Tetap Aman dan Nyaman Dihuni
-
Narasi 'Not That Bad' Prabowo: Standar Kemajuan atau Jebakan Rasa Puas?
-
Dea Annisa Rela Tunda Nikah Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga dan Biayai Pendidikan Adik