Suara Denpasar – Penyakit asamm urat tentu mengganggu aktivitas sehari-hari. Bisa mengakibatkan nyeri sendi hingga gagal ginjal. Untuk pengobatannya, ada dengan obat-obatan konvensional, hingga ramuan herbal.
Nah, ramuan herbal untuk obat penyakit asam urat di antaranya adalah menggunakan campuran campuran daun sidaguri, jahe, dan madu. Cara membuat ramuan herbal ampun untuk turunkan asam urat ini pun mudah.
Dokter ahli herbal, DR (cand.) dr. Inggris Tania, M.Si melalui Youtube Herball TV yang dikutup Suara Denpasar, Sabtu (19/11/2022) mencontohkan, ada beberapa contoh herbal yang bisa digunakan untuk menormalkan kadar asam urat di dalam darah. Contohnya adalah sidaguri yang memiliki nama latin Sida rhombifolia.
Dijelaskan dia, herbal sidaguri ini sejak dulu dipakai untuk mengatasi keluhan-keluhan yang terkait dengan tingginya kadar asam urat misalnya keluhan nyeri sendi, kemudian keluhan-keluhan seperti rematik, bisa dibantu diatasi dengan herbal sidaguri.
“Herbal yang lain contohnya jahe, kunyit, sambiloto, itu semua sudah diteliti juga ternyata bisa untuk menurunkan kadar asam urat di dalam darah kita dan yang menarik juga ternyata madu murni juga bisa menurunkan kadar asam urat di dalam darah kita,” terang dokter yang juga ketua umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) ini.
Dokter Inggrid melanjutkan, sudah ada beberapa penelitian mulai dari penelitian praklinis hingga penelitian klinis pada subjek manusia menunjukkan khasiat bahwa madu murni ternyata bisa menurunkan kadar asam urat di dalam darah.
Dia pun memberikan contoh ramuan sidaguri yang dicampur dengan jahe dan madu. Yang menurutnya dan berdasarkan hasil penelitian dapat menurunkan kadar asam urat. Berikut bahan dan cara membuat ramuan penurun asam urat:
Bahan:
- Air 400 ml
Baca Juga: Daniel Mananta Dikabarkan Telah Mualaf, Begini Komentar Tengku Zanzabella
- daun sidaguri dan tangkainya (kalau ada akarnya boleh) 30 gram atau daun sidaguri kering 3 gram.
- Jahe 30 gram
- Madu murni dua 2-4 sendok teh.
Cara membuat:
- Didihkan air di panci.
- Kecilkan api, dan masukkan sidaguri ke air.
Berita Terkait
-
Mengenal Penyakit Asam Urat dan Cara Mengobatinya, Hindari Jenis Makanan Ini
-
Anak Batuk Kering dan Berdahak? Coba Resep Pengobatan Alami dari dr Zaidul Akbar Ini
-
5 Bahan dan Cara Membuat Ramuan Herbal Pengganti Sirup Obat Batuk, Pilek dan Demam, Ada Bawang dan Jahe
-
Makanan untuk Membantu Sembuhkan Batuk, dari Pisang hingga Bawang Putih, Kata Dokter Saddam Ismail
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Kapan? Ini Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia
-
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Jangan Sampai Ciptakan Kepanikan Petani Sawit
-
Review Buku The Power of Sun Tzu: Panduan Taktis Menghadapi Tekanan Hidup Modern
-
Diego Simeone Paham Betul dengan Keputusan Pep Guardiola
-
Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking
-
Viral! Mama Papua Kecewa, Suara dan Wajahnya Dipakai Tanpa Izin di Film Pesta Babi
-
KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!