Suara Denpasar – Penyakit asam urat sungguh menyakitkan. Persendian terasa nyeri seperti ditusuk-tusuk. Selain ada obat kedokteran, penyakit ini juga ditangani lewat ramuan herbal.
Asam urat dalam bahasa kedokteran disebut juga dengan hyperuricemia atau hiperurisemia. Menurut DR (cand.) dr. Inggris Tania, M.Si., yang merupakan dokter ahli herbal, menyebut bahwa penyakit asam urat sebenarnya adalah suatu gangguan kesehatan yang ditandai dengan tingginya kadar asam urat.
“Kadar asam urat dalam darah itu normalnya, batas atasnya adalah 6,8 (mg/dL). Ketika kadarnya sudah mencapai 7 (mg/dL) atau lebih maka itu yang dinamakan tingginya kadar asam urat di dalam darah atau hiperurisemia,” kata dr Inggrid melalui Youtube Dokter Herbal TV dikutip Suara Denpasar, Sabtu (19/11/2022).
Kata dia, keberadaan asam urat itu sebetulnya berguna bagi tubuh. Di antaranya
menjalankan fungsinya sebagai antioksidan, yakni bisa menangkal radikal bebas.
“Tetapi ketika kadar asam urat itu terlalu tinggi atau berlebihan maka itu bisa menimbulkan keluhan, gangguan kesehatan terutama jika kadarnya lebih daripada 7 (mg/dL),” jelas dia.
Di antaranya gangguan Kesehatan akibat kadar asam urat yang berlebihan ini adalah radang sendi gout, hingga terjadinya batu ginjal yang dappat mengakibatkan gagal ginjal kronik,” terang.
Untuk pencegahannya asam urat berlebih, dr Inggrid pun menegaskan seseorang tidak boleh berlebihan mengkonsumsi makanan-makanan yang tinggi purin. Di antaranya jeroan dan seafood. Sebab, makanan tinggi kadar purin, ini akan diubah hipoxantin, selanjutnya diubah menjadi xantin, kemudian jadi asam urat.
“Asam uratnya ini kalau tinggi nanti dia bisa membentuk kristal yang mengendap di persendian atau bisa juga menjadi batu ginjal. Nah ini yang bisa menimbulkan gangguan yang terkait dengan ginjal, misalnya penyakit ginjal kronik,” terangnya.
Dia mengatakan, pengobatan untuk penyakit asam urat ini dan obat-obat konvensional seperti allopurinol juga selama ini efektif mengatasi gangguan asam urat.
“Tetapi kalau gangguan asam uratnya tidak terlalu tinggi dalam arti kadarnya tidak terlalu tinggi hanya misalnya naik sedikit sebenarnya kita bisa pakai herbal, di mana herbal itu biasanya secara umum relatif lebih aman dibandingkan obat konvensional karena berasal dari bahan alam,” beber dia.
Selain menghindari makanan tinggi purin, dan melakukan pengobatan, juga melakukan pola hidup sehat. Seperti olah raga. (*)
Berita Terkait
-
Demi Kesehatan Nikita Mirzani yang Tak Biasa Makan Makanan Penjara, Ferdinand, Kuasa Hukumnya Sampai Lakukan Ini
-
5 Manfaat Sukun untuk Kesehatan, dari Jantung, Tulang hingga Diabetes
-
Makanan untuk Membantu Sembuhkan Batuk, dari Pisang hingga Bawang Putih, Kata Dokter Saddam Ismail
-
Menkes Keluarkan Instruksi Penghentian Obat Sirup, Gangguan Ginjal Akut Anak Jadi Penyebab
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif