Suara Denpasar – Banyak publik khususnya masyarakat Purwakarta tidak menyangka Bupati Anne Ratna Mustika bakal menggugat cerai suaminya Dedi Mulyadi yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI.
Publik sejatinya belum percaya soal isu kerentakan rumah tangga antara Kang Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna Mustika yang sudah dibangun 23 tahun lebih.
Namun faktanya gugatan perceraian itu benar adanya dilakukan oleh Anne Ratna Mustika kepada suaminya yang akrab disapa KDM.
Gugutan itu dilayangkan Ambu Anne Ratna di Pengadilan Agama Purwakarta. Bahkan saat ini proses sedang menjalani sidang mediasi, namun belum mencapai kesepakatan untuk damai atau rujuk antara keduanya.
Meski demikian banyak fakta unik dan perbedaaan gaya kepemimpinan diantara keduanya Dedi Mulyadi yang pernah dua periode menjabat Bupati Purwakarta dan Anne Ratna Mustika kini menjabat pula sebagai Bupati Purwakarta.
Jika mengulik keduanya memang sama berprestasi dan kreatif dengan segala programnya selama menjabat sebagai Bupati.
Tetapi antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika terdapat perbedaan sangat mencolok soal gaya kepemimpinan. Perbedaan gaya kepemimpinan ini juga diduga kuat menimbulkan faksi-faksi dan pemicu dualisme di tubuh Pemerintahan Daerah Purwakarta.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Gerakan Masyarakat Moral Purwakarta (GMMP) Ibnu Ariel. Dia mengungkapkan isu perceraian atau keretakan rumah tangga Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika sebenarnya terjadi Dedi Mulyadi menjadi Bupati Purwakarta selama dua periode.
“Kalau ada isu keretakan (dis harmoni) hubungan memang terdengar tahun belakangan ini,” kata Ibnu Ariel, seperti dilansir di kanal YouTube ahmad maryawan di publis satu bulen yang lalu.
Baca Juga: Sule Akui Sedih Melihat Adzam Nangis saat Digendong Olehnya: Apa Lagi di Hari Ulang Tahun
Selain Ibnu Ariel pun menyebut adanya dualisme kepemimpinan di Pemerintah Purwakarta. Kepemipinan Anne Ratna memang terlihat adem ayem, tidak ada apa-apa, namun belakangan ada duagaan dualisme kepemimpinan di Purwakarta.
Hal ini cukup mendasar, Dedi Mulyadi memiliki pengaruh kuat di Purwakarta. Ada yang fatsun kepada Bupati Aktif saat ini Anne Ratna Mustika. Ada pula yang berpihak terhadap Dedi Mulyadi,.
“Ini secara suka maupun tidak suka Dedi Mulyadi masih memiliki pengaruh besar saat ini di Purwakarta,” ungkapnya.
Bahkan gaya kepemipinan Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika terdapat perbedaan cukup mencolok. Dedi Mulyadi terkenal lebih berani turun langsung ke lapangan dan selalu hadir dalam setiap momen masyarakat.
Sedangkan Anne ratna Mustika lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan dan memprioritas program-program yang dia punya.
“Salah keberhasilan dari dari kepemimpinan Anne Ratna Mustika dengan program kreatif Anne Ratna Musika membangun Mal Pelayanan Publik atau (MPP). Dimana masyarakat dapat mengurus semua keperluan dan pelayanan administrasi,” pungkasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas