Suara Denpasar - Feby Sharon, perempuan yang mengaku istri sah eks Kapolres Muara Enim, AKBP Aris Rusdiyanto membeberkan fakta lain. Dia mengaku sudah pacaran dan serumah dengan Aris Rusdiyanto sejak usia 14 tahun.
Pengakuan Feby Sharon ini disampaikan kepada Surya Utama atau yang dikenal dengan Uya Kuya. Kisah Feby Sharon ini pun dibeberkan melalui kanal Youtube Uya Kuya TV, Senin (21/11/2022).
Kepada Uya Kuya, Feby Sharon menjelaskan, dia menikah dengan Aris Rusdiyanto pada tahun 2007. Pernikahan ini dihadiri keluarga dari kedua pihak.
Saat pernikahan itu tidak ada kedua orang tua Feby Sharon maupun orang tua Aris Rusdiyanto. Sebab, kedua orang tua Feby Sharon sudah meninggal dunia. Sedangkan ayah dari Aris Rusdiyanto sudah meninggal dunia, dan ibunya sudah tua. Aris Rusdiyanto disebut diwakili keluarga dekatnya.
“Papanya sudah meninggal, ibunya (Aris) sudah tua banget, sehingga nggak bisa datang,” kata Feby dikutip Suara Denpasar, Selasa (22/11/2022).
Walau menikah tahun 2007, yakni saat berusia 17 tahun, Feby Sharon mengakui buku nikah dari KUA Taman Sari, Jakarta Barat, terbit pada 2008. Pada 2007, usia Aris Rusdiyanto adalah 30 tahun.
“Bukunya itu memang biasanya suka telat,” jelas Feby seraya menegaskan bahwa buku itu resmi.
Dari pernikahan ini, dia dikaruniai anak dari Aris Rusdiyanto. Anaknya kini sudah berusia belasan tahun. Anak itu laki-laki.
Akan tetapi, aku Feby Sharon, dia sebetulnya sudah serumah dengan Aris Rusdiyanto sejak tahun 2004. Usia Feby diperkirakan sekitar 14 tahun. Sebagai anak yatim piatu, dia mengaku diasuh Aris Rusdiyanto. Aris Rusdiyanto pada tahun 2004 berusia 27 tahun.
Baca Juga: Presiden Jokowi Perintahkan Dahulukan Evakuasi Korban Gempa Cianjur
“Sebelum nikah memang udah hidup bersama. Makanya aku bilang 19 tahun satu rumah,” urainya.
Dia mengatakan, Aris Rusdiyanto tinggal satu rumah dengannya. Saat itu Feby mengaku sudah pacaran dengan Aris Rusdiyanto. Sejak pacaran hingga sebelum menikah dengan Feby Sharon, Aris Rusdiyanto dalam KTP disebut belum menikah atau bujang/ lajang.
"Di KTP masih bujang," terangnya.
Dari penelusuran Suara Denpasar di Riwayat hidup Aris Rusdiyanto, diketahui pada tahun 2004 Aris Rusdiyanto baru berpangkat inspektur satu (Iptu). Jabatannya pada waktu itu adalah Ps Ka Unit 2 Subden I Den D Sat I Gegana Brimob.
Sedangkan pada 2007, Aris Rusdiyanto sudah berpangkat ajun komisaris polisi (AKP) dengan jabatan Kasubden 3 Den B Sat I Gegana Brimob.
Gara-gara ketahun memiliki banyak istri, AKBP Aris Rusdiyanto dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Muara Enim, Sumatera Selatan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Rumor Panas! Mantan Rekan Lionel Messi Gabung Persija Jakarta?
-
Maaf, Pintu Tertutup untuk Ragnar Oratmangoen
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Omara Esteghlal Geram Prilly Diserang Sendirian, Brand Diuntungkan Tapi Artis Dikorbankan
-
20 Perangkat Xiaomi dan Redmi Resmi Kebagian HyperOS 3, UI Baru Berbasis Android 16
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 9 Halaman 196 kurikulum Merdeka: Perdagangan Internasional
-
5 Sepatu Sepeda yang Nyaman dan Anti Slip Dipakai Sepedaan Jauh
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA