Suara Denpasar - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengirimkan bantuan ke kampung halamannya Cianjur yang sedang dilanda gempa bumi berkekuatan 5,6 SR pada Senin (21/11/2022) lalu.
Dilansir dari suara.com, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, data yang terhimpun hingga Kamis (24/11/2022) sore, korban meninggal menjadi 272 dari sebelumnya dilaporkan 271 orang.
Hal tersebut, kata Suharyanto, pada hari ini tim gabungan yang melakukan pencarian menemukan satu korban dalam keadaan meninggal atas nama Nining (64).
"Karena hari ini ditemukan satu jenazah atas nama Ibu Nining usia 64 tahun, sekarang jadi 272 korban meninggal dari sebelumnya 271," kata Suharyanto lewat konferensi pers daring, Kamis (24/11/2022)
Diketahui, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika telah mengirimkan bantuan kemanusiaan dan sembako ke Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kampung halamannya itu.
Saat melakukan pengecekan, istri Kang Dedi Mulyadi itu mengatakan bantuan itu akan dikirimnya melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Purwakarta.
"Baik Alhamdulillah, hari ini kita akan melepas bantuan dari Dpc Apdesi Kabupaten Purwakarta untuk bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur," kata Anne Ratna dikutip suaradenpasar.com dari youtube Ambu Anne Channel pada Kamis, (24/11/2022).
Saat ditanya Anne Ratna Mustika, salah satu tim Apdesi Purwakarta melaporkan bahwa, mereka telah melakukan koordinasi dengan Apdesi Kabupaten Cianjur terkait apa-apa saja yang paling dibutuhkan para korban gempa saat ini.
"Alhamdulillah ini ada 2 ton beras, 100 dus mie instan, terus aqua gelas 300 dus, kopi dan sembako yang lain."
Baca Juga: Presiden Jokowi Ucapkan Selamat kepada PM Malaysia Terpilih Anwar Ibrahim
"Kita sudah koordinasi dengan Apdesi Cianjur apa yang dibutuhkan, ternyata sembako," jelas tim Apdesi Purwakarta tersebut.
Mendengar itu Anne Ratna mengaku senang bisa mengambil bagian untuk membantu korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur tersebut.
"Alhamdulillah, jadi hari ini ada 2 ton beras, kemudian ada 100 dus mie instan sama dengan air mineral, ini nanti akan diserahkan ke posko-posko pengungsian," ucap Anne Ratna Mustika untuk menegaskan kembali laporan tim Apdesi Kabupaten Purwakarta tersebut.(Askara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Harga Pertamax Naik Terus, Ini 7 Pilihan Mobil Bekas 7-Seater yang Irit dan 'Ramah' Pertalite
-
Sinopsis From, Serial Horor Misteri Debut dengan Skor 100 dari Rotten Tomatoes
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Apa Beda Cushion dan Foundation? Ini 7 Merk yang Cocok untuk Kulit Berminyak
-
Cek 7 Tanda Daycare yang Aman bagi Bayi Agar Tidak Menjadi Korban
-
Kondangan ke Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Prabowo dan Bahlil Kompak Komentar Soal Makanan
-
Foundation yang Bagus Merk Apa? Cek 7 Rekomendasi Terbaik Coverage Halus Seharian
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!